Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pesona Kalipait Bondowoso: Keindahan Alam dengan Fenomena Langka

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Sabtu, 16 Agustus 2025 | 22:00 WIB

 

Air Terjun Kali pahit
Air Terjun Kali pahit

RADARBANYUWANGI.ID - Air Terjun Kalipait, atau biasa disebut Kali Pahit, berada di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Lokasinya cukup strategis karena hanya berjarak beberapa menit dari pos pendakian Paltuding menuju Kawah Ijen.

Bagian menarik darinya yaitu, air terjun ini berada persis di tepi jalan, jadi kamu nggak perlu trekking jauh atau melewati medan sulit untuk sampai ke sini.

Cocok banget untuk spot istirahat sejenak sebelum melanjutkan petualangan pendakian.

Dahulunya, kawasan Kalipait ini termasuk dalam area cagar alam yang nggak bisa diakses bebas oleh pengunjung.

Jadi, hanya orang tertentu atau pihak yang punya izin khusus saja yang bisa melihatnya dari dekat.

Tapi sejak tahun 2020, tempat ini resmi dibuka sebagai destinasi wisata, dan langsung jadi salah satu spot andalan di Bondowoso.

Kabarnya, kamu nggak perlu bayar tiket tambahan untuk masuk ke Kalipait, karena biaya masuknya sudah termasuk dalam tiket menuju Kawah Ijen.

Di sekitar Kalipait, terdapat barisan pohon pinus menjulang tinggi memberi kesan adem, dengan bebatuan yang warnanya cerah memberi kesan cantik aliran airnya.

Udara sejuk khas dataran tinggi Kawah Ijen makin bikin suasana di sini nyaman dan segar.

Sambil duduk santai di pinggir aliran air, kamu bisa menikmati suara gemericik yang berpadu dengan semilir angin hutan, momen sederhana yang bikin pengalaman berwisata ke sini terasa lebih berkesan.

Hal yang paling bikin Kalipait unik adalah kandungan kimia di airnya. Di sini, airnya punya campuran sulfat, klorida, fluoride, dan asam sulfat (H₂SO₄) dalam kadar yang sangat tinggi.

Nggak heran kalau pH-nya super rendah, bahkan hampir nol, mirip sama air aki.

Karena sifatnya yang asam banget, alirannya juga bisa bikin batu kapur di sekitarnya bereaksi dan membentuk kristal gipsum yang cantik.

Jadi, selain indah, tempat ini juga punya fenomena alam yang jarang banget bisa kamu temuin di tempat lain.

Airnya yang mengalir punya warna unik, campuran hijau kekuningan, kadang berbusa, dan mengalir pelan di atas bebatuan, membuat pemandangannya terlihat keren banget.

Nggak heran kalau Kalipait jadi spot favorit buat para pemburu foto alam yang mau hasilnya estetik dan beda dari yang lain.

Banyak orang sengaja mampir ke sini cuma buat menikmati pemandangan uniknya dan mengabadikannya di kamera.

Kalipait ini bisa dibilang paket komplit buat pecinta alam. Di satu sisi, kamu bakal dimanjakan sama pemandangan yang cantik, udara sejuk, dan suasana yang tenang.

Di sisi lain, ada cerita unik di balik aliran airnya yang punya keasaman ekstrem, fenomena alam langka yang jarang banget bisa ditemui.

Nggak cuma jadi tempat untuk foto estetik, Kalipait juga punya nilai edukasi tinggi, apalagi untuk yang suka belajar soal geologi dan proses alami di bumi.

Buat kamu yang pengin merasakan pengalaman beda, Kalipait cocok banget masuk list liburan.

Tapi ingat, meskipun indah, airnya nggak aman untuk diminum atau dipakai main-main karena tingkat asamnya tinggi.

Jadi, cukup dinikmati dari tepi sambil foto-foto atau sekadar duduk santai. Kalau mau, kamu bisa sekalian saya kasih rekomendasi rute terbaik, waktu kunjungan yang pas, atau tips biar foto kamu di sini makin kece.


Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#bondowoso #kawah ijen #banyuwangi #kalipait