RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah penumpang selama masa angkutan Lebaran 2025, khususnya pada rute Pasuruan hingga Ketapang, Banyuwangi.
Sebanyak 223.209 penumpang memanfaatkan layanan kereta api antara 21 Maret hingga 11 April 2025, mencerminkan peningkatan 14% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan ini adalah operasional kereta api tujuan Ketapang, termasuk KA Ijen Ekspres (relasi Ketapang–Malang PP) serta KA Mutiara Timur reguler dan KA Mutiara Timur Tambahan (relasi Ketapang–Surabaya Gubeng PP) yang membawa kereta jenis panoramic.
Manager Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa kehadiran kereta panoramic memberikan pengalaman perjalanan yang berbeda dan eksklusif.
“Penumpang dapat menikmati panorama alam menawan dari Pasuruan hingga Banyuwangi dengan kenyamanan yang lebih,” ujarnya.
Kereta panoramic terbukti mendapatkan respons sangat positif dari masyarakat. Tercatat 1.102 penumpang telah menikmati layanan ini dari dan menuju wilayah Daop 9 Jember.
Bahkan, pada masa arus balik Lebaran (1–11 April 2025), okupansi kereta panoramic mencapai 117%, dengan total 524 penumpang diberangkatkan dari wilayah Daop 9 Jember.
Selama 22 hari operasional angkutan Lebaran, KAI Daop 9 mengoperasikan sebanyak 572 perjalanan kereta api, dengan ketepatan waktu keberangkatan mencapai 100% dan ketepatan waktu kedatangan lebih dari 99%.
Tidak tercatat adanya gangguan operasional maupun keamanan yang signifikan selama periode tersebut.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik dan balik Lebaran. Dengan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, kami terus berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggan,” tambah Cahyo. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi