RadarBanyuwangi.id - Selama periode arus balik Lebaran 2025, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengerahkan sebanyak 530 personel keamanan untuk menjaga kelancaran operasional kereta cepat Whoosh.
Langkah ini diambil demi memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh penumpang di stasiun maupun sepanjang jalur kereta.
Manajer Komunikasi Korporat KCIC, Emir Monti, menyampaikan bahwa personel pengamanan terdiri dari gabungan tim internal KCIC bersama unsur TNI dan Polri. Mereka tersebar di seluruh area strategis untuk mengawasi dan mengantisipasi potensi gangguan.
Tak hanya fokus pada aspek keamanan, KCIC juga memperkuat sektor pelayanan dengan mengerahkan 688 petugas layanan, termasuk tim passenger service mobile yang siaga membantu di berbagai titik stasiun Whoosh.
Hal ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga mutu layanan, terutama saat lonjakan penumpang.
Selain peningkatan jumlah personel, KCIC menambahkan sejumlah fasilitas demi kenyamanan pengguna jasa.
Beberapa di antaranya meliputi posko kesehatan, area bermain anak, photobooth bertema Ramadan, takjil gratis, ruang menyusui, toilet ramah disabilitas, musala, dan ruang tunggu VIP.
Layanan khusus bagi penumpang prioritas, seperti lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta keluarga dengan anak kecil, juga disiapkan untuk memastikan semua pengguna kereta cepat merasa dilayani dengan baik.
Hingga masa libur Lebaran ini, lebih dari 210 ribu tiket Whoosh telah terjual. Meski arus penumpang meningkat, alur keluar-masuk di stasiun tetap lancar berkat dukungan moda transportasi penghubung yang tersedia. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi