Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gelombang Arus Mudik Lebaran mulai Terasa di Pelabuhan Gilimanuk Bali: Pemudik Didominasi Pekerja Informal dan Wiraswasta

Niklaas Andries • Selasa, 18 Maret 2025 | 05:28 WIB
BERAT: Warga berjalan sambil membawa tas koper sarat muatan di atas kepala di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
BERAT: Warga berjalan sambil membawa tas koper sarat muatan di atas kepala di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Radarbanyuwangi.id – Rencana penutupan operasional Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk Bali terkait Hari Raya Nyepi membuat arus mudik di jalur penyeberangan di Selat Bali mulai sedikit menggeliat.

Segelintir pemudik mulai meninggalkan Pelabuhan Gilimanuk untuk mudik ke kampung halamannya. Hal ini tentu menjadi pemandangan yang unik.

Dimana Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi masih sekitar lebih kurang dua minggu lagi. 

Beberapa diantara pemudik yang memilih mudik lebih awal mengaku khawatir terjebak kepadatan di Pelabuhan Giimanuk.

Apalagi kalau pulang mendekati lebaran dan Nyepi tentu saja anteran di masuk pelabuhan bakal lebih ramai lagi.

Ada pun pemudik pilih pulang kampung ini kebanyakan adalah pekerja sektor formal dan wiraswasta yang ada di Bali.

”Pulang dulu, mau mempersiapkan rumah dan kebutuhan hari raya di rumah,” ujar Sofyan pemudik asal Jember di Pelabuhan Gilimanuk.

Tahun ini gelombang pemudik diprediksi mulai meningkat pada Minggu (23/3) mendatang. 

Khawatir Macet di Pelabuhan Gilimanuk, Pemudik asal Jember Ini memilih lebih dulu mudik ke kampung halamannya.

Sebab mudik tahun ini berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Sesuai jadwal Pelabuhan Ketapang, penutupan akan dimulai Jumat (28/3) pukul 17.00 WIB hingga Minggu (30/3) pukul 06.00 WIB.

Sedangkan di Pelabuhan Gilimanuk, penutupan pelayanan akan dimulai  Sabtu (29/3) pukul 05.00 WIB, hingga Minggu (30/3) pukul 06.00 WITA.

”Harapan kami pemudik lebih cepat lebih baik, karena kalau sudah mendekati Hari Raya Nyepi kami prediksi sudah mulai padat,” ujar Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk Ryan Dewangga.

Diharapkan mulai akhir pekan ini, Jumat (21/3) sudah mulai banyak pemudik yang meninggalkan Bali hingga sebelum pengerupukan Ogoh-ogoh.

”Jangan sampai nanti malam pengerupukan malah pulang, terjebak macet di jalan dan antrean di Pelabuhan," ungkapnya.

Pihaknya mengharapkan pemudik lebih dulu, karena akan ada penutupan penyeberangan selama 24 jam pada Hari Raya Nyepi. (*)

Editor : Niklaas Andries
#Pelabuhan Gilimanuk #hari raya nyepi #Wiraswasta #informal #hari raya idul fitri #bali #Pemudik #Kampung halaman #Arus Mudik #jember