Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tiket KA Rajabasa Ludes 69 Persen, KAI imbau Warga Lampung dan Sumsel Segera Memesan Sebelum Kehabisan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 20 Februari 2025 | 22:27 WIB
Kereta Api Rajabasa, KA dengan rute terpanjang di Sumatera.
Kereta Api Rajabasa, KA dengan rute terpanjang di Sumatera.

RadarBanyuwangi.id - Mudik Lebaran 2025 semakin dekat, dan animo masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api terus meningkat.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang mengungkapkan bahwa tiket Kereta Api (KA) Rajabasa rute Tanjungkarang, Lampung-Kertapati, Palembang sudah terjual hingga 69 persen dari total kapasitas yang tersedia.

Sejak dibuka pada 4 Februari 2025, pemesanan tiket KA Rajabasa terus meningkat pesat. Hingga saat ini, sebanyak 16.108 tiket telah laku terjual dari total kapasitas 23.320 tempat duduk.

“Antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik tahun ini sangat tinggi,” ujar Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari.

Dengan banyaknya peminat, calon penumpang diimbau segera membeli tiket agar tidak kehabisan. Pembelian dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal penjualan resmi lainnya untuk memastikan keamanan transaksi dan melindungi data pribadi pelanggan.

Perjalanan KA tahun ini mengikuti sistem Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, yang berpengaruh pada jadwal keberangkatan.

Oleh karena itu, calon penumpang disarankan untuk memeriksa kembali jadwal yang tertera di tiket guna menghindari keterlambatan atau kesalahan jadwal keberangkatan.

Dengan komitmen “Asta Cita”, KAI berupaya memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan mudik Lebaran 2025 menjadi lebih aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

Tak hanya memastikan kenyamanan penumpang, KAI juga melakukan pemetaan terhadap Daerah Perhatian Khusus (Dapsus) yang berpotensi mengalami bencana saat musim hujan.

Berdasarkan pemetaan, terdapat 22 titik rawan di wilayah kerja KAI Divre IV Tanjungkarang, yang terdiri atas 6 titik rawan longsor, 11 titik rawan amblesan, 4 titik rawan banjir, dan 1 titik dengan bangunan hikmat rawan.

Untuk mengantisipasi risiko bencana, KAI telah menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di beberapa stasiun penting seperti Baturaja, Martapura, Kotabumi, Rejosari, dan Tanjungkarang.

AMUS ini terdiri dari berbagai peralatan darurat, seperti batu balas, bantalan rel, pasir, karung, serta material besi untuk jembatan dan penambat rel.

Selain fokus pada kesiapan infrastruktur, KAI juga meningkatkan pengamanan di perlintasan sebidang liar yang sering menjadi titik rawan kecelakaan.

Langkah ini dilakukan dengan bekerja sama dengan stakeholder terkait dan masyarakat sekitar untuk meminimalisir risiko di jalur kereta api. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#rajabasa #lampung #KAI #Divre 4 Tanjungkarang #sumsel #Kereta Api