Sejak awal Pemkab Banyuwangi mengusulkan adanya jembatan layang yang menghubungkan stasiun KA Ketapang dengan Pelabuhan ASDP Ketapang. Usulan tersebut diakomodasi oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR. Jembatan layang tersebut akan mengintegrasikan stasiun dan pelabuhan.
Nantinya, pengguna jasa kereta api yang akan berlanjut ke pelabuhan untuk menggunakan kapal laut tidak perlu menyeberang jalan raya yang selama ini cukup membahayakan keselamatan, terutama mereka yang membawa barang-barang seperti koper.
Jadi, jembatan ini bisa dimanfaatkan pengguna jasa kereta api dan kapal. Mereka langsung terkoneksi ke ASDP tanpa harus menyeberang jalan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan, jembatan layang tersebut didesain dengan panjang 193 meter. Pembangunannya disesuaikan dengan konsep pariwisata Banyuwangi. Selain itu, para pedagang UMKM juga akan diberi tempat.
Secara ekonomi, pariwisata Banyuwangi tetap mendapat keuntungan dari adanya jembatan tersebut. ”Pasti ada dampak untuk pariwisata Banyuwangi. Mereka memang tidak turun di jalan, tapi kami sediakan untuk UMKM di sana. Desainnya juga sudah selesai,” kata Ipuk.
Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PU-CKPP Banyuwangi Bayu Hadiyanto menambahkan, secara keseluruhan proyek skybridge dikerjakan oleh Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan. Pemkab hanya memberikan masukan seperti apa nantinya bangunan tersebut berdiri.
Sesuai dengan Perbup Nomor 11 Tahun 2019 tentang arsitektur Oseng, bangunan yang dibangun nanti bisa dibuat sesuai arsitektur Oseng. Misalnya, di bagian atapnya atau tipologinya.
”Skybridge itu dibangun di atas tanah PT KAI. Tiang pancangnya ada di pinggiran permukiman. Posisinya crossing antara stasiun dan pelabuhan,” jelas Bayu.
Rencana pembangunan skybridge mendapat perhatian dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Banyuwangi, Kamis (9/5) lalu.
Saat berada di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Menhub berbincang dengan Bupati Ipuk terkait beberapa poin pembangunan Banyuwangi yang berhubungan dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Termasuk penambahan konektivitas untuk kemudahan akses transportasi dari dan menuju Bumi Blambangan.
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, beberapa poin usulan yang disampaikan oleh Bupati Ipuk terkait skybridge, konektivitas, hingga Pelabuhan Tanjung Wangi telah menjadi catatan penting.
Budi pun mengakui kemajuan wisata Banyuwangi. Pihaknya berusaha membantu pengembangan aksesibilitas agar wisatawan yang datang ke Banyuwangi memiliki akses yang mudah dan terlayani dengan nyaman. (fre/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries