Demi memanjakan hadirnya wisatawan di Bali, Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali ini menarwakan sensasi berbeda bagi para pelancong. Khusus selama libur lebaran tahun ini, pengelola Desa Wisata Penglipuran telah menyiapkan berbagai fasilitas agar para wisatawan dapat menikmati libur lebaran dengan nyaman.
Salah satu yang telah dipersiapkan diantaranya penyelenggaraan atraksi budaya. Dilansir Bali Epxress, I Wayan Sumiarsa, General Manager Desa Wisata Penglipuran mengungkapkan bahwa atraksi budaya ini dirancang secara khusus untuk periode lebaran.
Atraksi budaya tersebut akan menampilkan pertunjukan Barong Macan di area hutan bambu. Pertunjukan pada jam-jam tertentu akan dimulai Senin besok. Jenis pertunjukan juga serupa seperti pernah diselenggarakan selama libur lebaran tahun lalu.
Dan, responnya pun positif dari para wisatawan. Inilah yang membuat acara tersebut kembali diadakakan untuk mengisi libur lebaran tahun ini. Selain menikmati atraksi budaya, lanjut Sumiarsa, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam lainnya.
Yakni hutan bambu sebagai pendukung keindahan tata ruang desa yang selama ini menjadi daya tarik utama Penglipuran. Sejak setahun yang lalu, hutan di Penglipuran telah dikelola dengan baik sehingga bisa menjadi destinasi wisata.
Wisatawan dapat menjelajahi hutan bambu. Di sana, tersedia banyak spot foto menarik serta beragam tempat kuliner.Para pengunjung dapat merasakan sensasi makan di tengah hutan bambu yang menakjubkan.
Libur lebaran tahun ini, Sumiarsa menargetkan kunjungan wisatawan kisaran 4.000-4.500 orang per hari.Target kunjungan itu naik dibandingkan angka kunjungan liburan lebaran tahun lalu yang mencapai 4.200 orang per hari.
Sedangkan hari-hari biasa, kunjungan ke Penglipuran paling banyak sekitar 3.000 orang per hari.“Kami berani naikan target karena ada sesuatu yang baru bisa kami jual, yakni keberadaan hutan bambu,” jelas Sumiarsa (*)
Editor : Niklaas Andries