RADAR BANYUWANGI - Google resmi memperkenalkan Pixel 11 Pro Fold sebagai ponsel lipat terbaru dari keluarga Pixel 11. Perangkat ini membawa sejumlah pembaruan pada desain, ketahanan, layar, kamera, serta kemampuan kecerdasan artifisial (AI) melalui chipset Tensor G6.
Pixel 11 Pro Fold debut dalam acara Made by Google pada 12 Agustus 2026. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Pixel 10 Pro Fold, perangkat anyar ini mempertahankan bahasa desain yang serupa, tetapi hadir dengan bodi lebih tipis dan bobot yang lebih ringan. Harga perkenalannya dipatok mulai USD 1.899 atau sekitar Rp33,9 juta, naik USD 100 dari pendahulunya.
Dari sisi fisik, Pixel 11 Pro Fold memiliki dimensi 155,2 x 76 x 10,1 milimeter dalam kondisi terlipat dengan bobot 239 gram. Saat dibuka, ketebalannya sekitar 5 milimeter. Google juga mengklaim perangkat ini menjadi Pixel Fold paling tangguh yang pernah dibuatnya, dengan tingkat ketahanan hingga tiga kali lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
Peningkatan tersebut antara lain dilakukan melalui rancangan engsel yang diperbarui serta kaca ultra-tipis pada layar bagian dalam yang dibuat lebih tebal. Google juga menambahkan lapisan film tahan benturan untuk membantu mengurangi risiko kerusakan pada panel lipat ketika perangkat menerima benturan.
Pada bagian luar, layar dilindungi oleh material kaca keramik, sedangkan panel belakang menggunakan material komposit serat kaca. Pixel 11 Pro Fold turut mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Untuk sektor layar, Google membekali Pixel 11 Pro Fold dengan panel utama OLED Super Actua Flex berukuran 8 inci. Layar tersebut memiliki resolusi 2.076 x 2.152 piksel. Sementara itu, layar eksternalnya berukuran 6,5 inci dengan resolusi 1.080 x 2.342 piksel.
Kedua layar mendapatkan peningkatan tingkat kecerahan hingga 3.600 nit. Dengan kemampuan tersebut, Google menempatkan Pixel 11 Pro Fold di kelas layar ponsel lipat dengan tingkat visibilitas tinggi untuk penggunaan di luar ruangan.
Di bagian dapur pacu, Pixel 11 Pro Fold menggunakan Google Tensor G6. Chip generasi baru tersebut dirancang dengan fokus besar pada pemrosesan AI langsung di perangkat. Google menyebut Tensor G6 memiliki efisiensi daya hingga 20 persen lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya, sementara kemampuan TPU-nya ditingkatkan untuk menjalankan model AI seperti Gemini Nano.
Perangkat ini dibekali RAM 16 GB dan chip keamanan Titan M3. Sistem operasi yang digunakan sejak awal adalah Android 17. Google juga menjanjikan pembaruan sistem operasi, keamanan, serta Pixel Drop selama tujuh tahun.
Pada sektor fotografi, Pixel 11 Pro Fold membawa kamera utama 48 megapiksel dengan kemampuan menangkap cahaya yang diklaim 56 persen lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Kamera utama tersebut ditemani kamera ultrawide 10,5 megapiksel dan telefoto 10,8 megapiksel dengan zoom optik 5x.
Untuk pembesaran gambar, fitur Super Res Zoom dapat digunakan hingga 30x. Google juga menyematkan dua kamera swafoto 10 megapiksel, masing-masing pada layar luar dan layar bagian dalam.
Tidak hanya mengandalkan peningkatan perangkat keras, Google memperkuat sisi fotografi melalui fitur berbasis komputasi. Magic Capture dapat membantu memilih dan menangkap momen secara otomatis, sedangkan Camera Looks memungkinkan pengguna memberikan karakter visual tertentu pada foto.
Menariknya, kapasitas baterai Pixel 11 Pro Fold justru lebih kecil dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Ponsel ini membawa baterai 4.750 mAh, turun dari 5.015 mAh pada Pixel 10 Pro Fold.
Namun, Google mengandalkan efisiensi Tensor G6 untuk menutup selisih tersebut. Perusahaan menyatakan Pixel 11 Pro Fold tetap mampu digunakan lebih dari 24 jam dalam sekali pengisian. Pengisian melalui kabel disebut dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 30 menit dengan pengisi daya kompatibel. Untuk pengisian nirkabel, perangkat mendukung Qi2.2 melalui sistem Pixelsnap hingga 25 W.
Dari sisi penyimpanan, Google menyediakan pilihan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB. Pixel 11 Pro Fold hadir dalam dua pilihan warna, yakni Obsidian dan Olive, serta masih mempertahankan slot kartu SIM fisik.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara