Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Menguat, Pasar Positif Sambut Pidato Prabowo

Lugas Rumpakaadi
Penulis: Lugas Rumpakaadi❯
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026. BEI menilai respons positif pasar terhadap pidato tersebut turut menopang penguatan IHSG. (Presiden RI)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026. BEI menilai respons positif pasar terhadap pidato tersebut turut menopang penguatan IHSG. (Presiden RI)

Advertisement

RADAR BANYUWANGI - Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (14/8) dinilai tak lepas dari respons positif pelaku pasar terhadap Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. Bursa Efek Indonesia (BEI) melihat pasar menangkap optimisme dari pesan pemerintah mengenai pertumbuhan ekonomi, stabilitas nasional, serta peluang investasi ke depan.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy mengatakan, pelaku pasar mencermati sejumlah poin yang disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026.

Menurut Irvan, respons pasar tercermin dari perhatian investor terhadap perkembangan ekonomi Indonesia, tingkat stabilitas, hingga ruang pertumbuhan yang terbuka melalui kebijakan pemerintahan saat ini.

Advertisement

“Market merespons positif atas laporan dari Pak Presiden atas perkembangan Indonesia, pertumbuhan ekonomi, stabilitas yang ada, dan opportunity-opportunity dari pemerintahan beliau,” kata Irvan saat ditemui di Gedung BEI Jakarta.

BEI, lanjut Irvan, menyambut positif berbagai peluang pertumbuhan tersebut. Kondisi itu dinilai dapat menjadi fondasi bagi industri pasar modal untuk berkembang lebih jauh, seiring membaiknya prospek perekonomian nasional.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi yang terjaga akan berkaitan langsung dengan kinerja perusahaan tercatat atau emiten. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, perusahaan berpeluang mencatat pertumbuhan usaha dan laba yang lebih baik. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan dampak positif terhadap pasar modal.

Advertisement

“Kalau pertumbuhan ekonomi baik, perusahaan tercatatnya tumbuh dengan baik, labanya tumbuh, pasti pasar modalnya juga akan tumbuh,” ujar Irvan.

Menurut dia, penguatan fundamental perusahaan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya tarik pasar modal Indonesia. Bukan hanya bagi investor domestik, kondisi tersebut juga berpotensi memperkuat minat investor asing untuk menempatkan dan mempertahankan dananya di Indonesia.

Irvan menilai stabilitas dalam negeri dan pertumbuhan ekonomi yang baik dapat menjadi nilai tambah bagi Indonesia di tengah persaingan memperebutkan investasi. Pasar modal yang semakin kuat juga diharapkan membuat investor lokal lebih nyaman dalam melakukan transaksi.

“Sehingga semakin investable dan saya yakin dengan pertumbuhan yang baik, stabilitas dalam negeri yang baik. Ini akan menjadi poin plus bagi negara kita untuk menahan investasi asing dan juga pasti para investor lokal akan semakin nyaman untuk bertransaksi,” katanya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pidato Prabowo Jadi Sentimen Penguat IHSG, Saham BUMN Diburu

Pidato Prabowo Jadi Sentimen Penguat IHSG, Saham BUMN Diburu

Pidato Prabowo menjadi sentimen penguat IHSG sesi I. Minat beli investor mengarah ke saham BUMN, namun penguatan pasar tetap perlu ditopang fundamental emiten dan diwaspadai profit taking. Pasar mengawasi arah kebijakan.

IHSG Tertekan Tipis, Investor Wait and See Jelang Pidato Prabowo dan Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027

IHSG Tertekan Tipis, Investor Wait and See Jelang Pidato Prabowo dan Penyampaian Nota Keuangan RAPBN 2027

IHSG dibuka melemah dan diperkirakan bergerak sideways pada Jumat, 14 Agustus 2026. Investor mencermati pidato Presiden Prabowo, RAPBN 2027, inflasi AS, serta pergerakan bursa global dan harga minyak dunia.

11 Sektor Melemah, IHSG Berakhir Turun 1,13 Persen di Tengah Sentimen MSCI dan RAPBN 2027

11 Sektor Melemah, IHSG Berakhir Turun 1,13 Persen di Tengah Sentimen MSCI dan RAPBN 2027

IHSG ditutup turun 1,13 persen ke 6.301,77 pada Kamis, 13 Agustus 2026. Pasar tertekan rebalancing MSCI Agustus, aksi profit taking, serta sentimen RAPBN 2027 dan pergerakan bursa Asia yang bervariasi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer