RADAR BANYUWANGI - OpenAI resmi meluncurkan aplikasi desktop ChatGPT untuk Linux secara global. Aplikasi tersebut saat ini tersedia dalam versi pratinjau dan menjadi jawaban atas permintaan pengguna Linux yang selama ini menginginkan akses ChatGPT langsung dari komputer.
Kehadiran aplikasi ini membuat pengguna tidak lagi harus membuka layanan ChatGPT melalui peramban. Sejumlah fitur produktivitas, termasuk ChatGPT Work dan Codex, juga dapat digunakan langsung melalui aplikasi desktop tersebut.
“Linux menjadi salah satu platform yang paling banyak diminta untuk aplikasi desktop,” kata OpenAI, seperti dikutip TechCrunch dalam laporan yang terbit Selasa (11/8) waktu setempat.
Menurut OpenAI, peluncuran aplikasi Linux sekaligus memperluas kehadiran ChatGPT dan Codex ke seluruh sistem operasi desktop utama. Langkah ini menutup salah satu celah dalam ketersediaan aplikasi desktop ChatGPT yang sebelumnya telah hadir di platform lain.
Untuk tahap awal, aplikasi ChatGPT mendukung sejumlah distribusi Linux dengan versi tertentu. Dukungan tersebut mencakup Ubuntu 24.04 dan 26.04 LTS, Debian 13, serta Fedora 43 dan 44.
OpenAI memilih beberapa distribusi tersebut sebagai basis dukungan awal karena banyak sistem operasi Linux lain merupakan turunan atau menggunakan basis distribusi yang sama. Kondisi tersebut membuka peluang aplikasi ChatGPT dapat berjalan pada varian Linux lain, meski kompatibilitasnya tetap bergantung pada masing-masing sistem.
Peluncuran ini juga menjadi hasil dari permintaan yang cukup lama dari komunitas Linux. Sebelum aplikasi resmi tersedia, pengguna Linux telah berulang kali meminta OpenAI menghadirkan aplikasi desktop khusus untuk sistem operasi tersebut.
Dari sisi persaingan, OpenAI datang setelah Anthropic lebih dahulu membawa aplikasi desktop Claude ke Linux. Aplikasi Claude untuk Linux diluncurkan sekitar sebulan sebelumnya dan mendukung Ubuntu 22.04 atau versi lebih baru serta Debian 12 atau versi lebih baru.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara