RADARBANYUWANGI.ID - Samsung secara resmi mengonfirmasi kehadiran fitur privacy display yang diperkirakan menjadi salah satu fitur unggulan pada lini ponsel Galaxy generasi terbaru, termasuk yang digadang-gadang sebagai Samsung Galaxy S26.
Meski belum secara eksplisit mengumumkan perangkat baru, Samsung menyebut fitur ini akan “segera hadir di Galaxy”, menandakan peluncuran sudah semakin dekat.
Berdasarkan laporan T3.com, konfirmasi tersebut disampaikan melalui blog resmi Samsung di situs pers mereka.
Informasi ini memperkuat spekulasi terkait acara Galaxy Unpacked yang disebut-sebut akan berlangsung pada 24 atau 25 Februari mendatang.
Apa Itu Privacy Display Samsung?
Privacy display merupakan teknologi layar yang dirancang untuk melindungi privasi pengguna saat menggunakan ponsel di ruang publik.
Cara kerjanya adalah dengan meredupkan tampilan layar dari sudut pandang tertentu, sehingga orang yang melihat dari samping atau dari belakang tidak dapat membaca isi layar.
Samsung menegaskan bahwa ponsel pintar merupakan ruang paling personal bagi penggunanya, namun sering digunakan di tempat yang minim privasi.
Aktivitas seperti membuka aplikasi perbankan di bus atau membalas pesan di kereta berpotensi memperlihatkan data sensitif kepada orang di sekitar.
Lebih Fleksibel Dibanding Filter Privasi Fisik
Berbeda dari solusi lama berupa privacy screen protector yang dipasang secara fisik, privacy display Samsung menawarkan fleksibilitas lebih tinggi.
Fitur ini dapat diaktifkan dan dinonaktifkan melalui toggle khusus, sesuai kebutuhan pengguna.
Selain itu, pengguna Galaxy juga dapat mengatur:
- Waktu aktif fitur privacy display
- Aplikasi tertentu yang menggunakan fitur ini
- Perlindungan khusus untuk notifikasi
Dengan pendekatan ini, pengguna berpeluang kembali menggunakan notifikasi di layar kunci tanpa khawatir isi pesan terlihat oleh orang lain di sekitarnya.
Perpaduan Hardware dan Software
Samsung mengungkapkan bahwa privacy display bukan sekadar fitur perangkat lunak.
Teknologi ini merupakan hasil integrasi hardware dan software yang dikembangkan selama lima tahun.
Fitur ini pertama kali dipamerkan di ajang MWC 2024 dan kembali mencuat setelah bocoran video terkait One UI 8.5 beredar.
Meski detail teknis lengkapnya belum diungkap, Samsung memastikan informasi lebih lanjut akan diumumkan menjelang peluncuran resmi perangkat Galaxy terbaru.
Editor : Lugas Rumpakaadi