Charles Leclerc Pede Jelang Kualifikasi F1 GP Spanyol, Ferrari Mulai Dekati Mercedes

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 16:42 WIB
Charles Leclerc menggeber Ferrari dalam sesi latihan bebas GP Spanyol 2026 di Sirkuit Madring, Madrid. Leclerc finis kedua pada FP2 dan hanya terpaut 0,113 detik dari Kimi Antonelli. (F1)
Charles Leclerc menggeber Ferrari dalam sesi latihan bebas GP Spanyol 2026 di Sirkuit Madring, Madrid. Leclerc finis kedua pada FP2 dan hanya terpaut 0,113 detik dari Kimi Antonelli. (F1)

RADAR BANYUWANGI - Charles Leclerc melihat peluang Ferrari untuk bersaing di barisan depan setelah tampil kompetitif pada hari pertama latihan bebas Grand Prix (GP) Spanyol di Sirkuit Madring, Madrid.

Leclerc menempati posisi ketiga pada latihan bebas pertama dan kemudian finis kedua pada FP2. Ia hanya terpaut sekitar 0,1 detik dari Kimi Antonelli yang menjadi pembalap tercepat pada sesi tersebut. Rekan setimnya, Lewis Hamilton, juga menunjukkan kecepatan kompetitif dengan menempati posisi keempat pada FP1 dan posisi ketiga di FP2.

Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Ferrari sebelum memasuki sesi kualifikasi. Namun, Madring memberikan tantangan berbeda karena merupakan lintasan baru bagi para pembalap dan tim Formula 1.

Leclerc menilai hari pertama berlangsung positif meski karakter sirkuit masih harus dipelajari lebih jauh. Ia juga memperkirakan sesi kualifikasi akan berlangsung ketat karena seluruh tim terus beradaptasi dengan perubahan kondisi lintasan.

“Ini adalah hari yang sangat menarik. Jelas, ini merupakan lintasan yang benar-benar baru bagi semua orang. Ini adalah sirkuit yang sangat, sangat menantang dan saya pikir sesi kualifikasi akan menjadi sesuatu yang menarik,” ujar Leclerc.

Ferrari memanfaatkan dua sesi latihan untuk mengumpulkan data sebanyak mungkin. Bagi Leclerc, banyaknya putaran yang berhasil diselesaikan menjadi salah satu hal terpenting pada hari pertama.

“Kami masih memiliki banyak pekerjaan untuk mencoba meningkatkan mobil menghadapi besok, tetapi saya pikir hari ini berjalan cukup baik. Kami berhasil menjalankan program yang telah direncanakan, dan itu penting,” katanya.

Menurut Leclerc, Ferrari juga berhasil memenuhi salah satu target utama mereka, yakni memaksimalkan waktu di lintasan untuk memahami karakter Madring.

“Kami berhasil memaksimalkan jumlah putaran yang bisa kami lakukan. Itu juga menjadi salah satu target utama hari ini karena kami berada di lintasan baru. Saya menantikan hari esok untuk mencoba melakukan sesuatu yang bagus di sesi kualifikasi,” ujar pembalap Ferrari tersebut.

Leclerc sebenarnya memiliki catatan cukup kuat ketika tampil di sirkuit jalan raya sepanjang kariernya di Formula 1. Namun, ia tidak ingin menetapkan target posisi tertentu untuk kualifikasi.

Menurutnya, hal terpenting adalah memaksimalkan kemampuan mobil Ferrari terlebih dahulu. Setelah sesi kualifikasi selesai, barulah posisi yang berhasil diraih dapat menjadi ukuran performa mereka.

“Ini lebih tentang mencoba memaksimalkan apa yang kami miliki, kemudian kita akan melihat di akhir kualifikasi posisi kami berada di mana,” kata Leclerc.

Ia juga memperkirakan Mercedes akan menjadi pesaing kuat. Meski demikian, Leclerc memilih tidak terlalu memikirkan performa rival dan berkonsentrasi pada persiapan Ferrari.

“Saya memperkirakan Mercedes cukup kuat, tetapi kita tidak pernah tahu. Jadi, saya hanya akan fokus pada diri sendiri, mencoba mengoptimalkan segala sesuatu yang bisa kami lakukan pada mobil, dan semoga besok kami bisa mendapatkan hasil yang benar-benar bagus,” ujarnya.

Komentar tersebut menunjukkan pendekatan Leclerc menjelang sesi yang berpotensi menentukan posisi start. Ia menyadari bahwa peluang menyalip di Madrid kemungkinan tidak mudah sehingga posisi yang diraih dalam kualifikasi dapat memiliki pengaruh besar terhadap strategi balapan.

Vasseur Minta Ferrari Tidak Cepat Puas

Meski dua pembalap Ferrari tampil di posisi tiga besar FP2, kepala tim Ferrari Fred Vasseur mengingatkan bahwa hasil latihan belum bisa menjadi patokan akhir.

Menurut Vasseur, performa setiap tim masih sangat mungkin berubah karena kondisi lintasan terus mengalami evolusi. Data yang dikumpulkan pada satu sesi belum tentu sepenuhnya relevan ketika mobil kembali turun ke trek dalam kondisi yang berbeda.

“Saya pikir kami masih jauh dari catatan waktu kualifikasi. Hal yang paling penting adalah meningkatkan daya saing mobil dan membuat pembalap semakin memahami lintasan,” ujar Vasseur.

Vasseur juga menilai masih terdapat sejumlah aspek teknis yang harus diperhatikan Ferrari, termasuk penggunaan energi selama satu putaran.

“Saya pikir ada banyak hal yang perlu diperhatikan terkait penggunaan energi dan sebagainya. Itu berarti persaingan dalam balapan masih terbuka dan semua orang akan mengalami banyak peningkatan. Kami hanya harus fokus pada diri sendiri,” katanya.

Perubahan karakter lintasan menjadi perhatian khusus Ferrari. Menurut Vasseur, semua tim menghadapi persoalan serupa karena kondisi trek dapat berubah dengan cepat.

“Saya pikir kita semua berada dalam situasi yang sama. Perkembangan kondisi lintasan sangat besar dari satu sesi ke sesi berikutnya, bahkan hampir dari satu putaran ke putaran berikutnya keseimbangannya sedikit berubah,” ujar Vasseur.

Karena itu, Ferrari masih memiliki pekerjaan sebelum kualifikasi. Tim harus mengolah data dari dua sesi latihan sekaligus menentukan penyesuaian mobil yang dapat membantu Leclerc dan Hamilton mendapatkan performa terbaik.

Bagi Leclerc, hasil positif pada hari pertama setidaknya memberikan dasar yang cukup menjanjikan. Namun, ia tidak ingin terlalu cepat menyimpulkan bahwa Ferrari telah unggul dari Mercedes.

Persaingan baru akan benar-benar terlihat ketika seluruh pembalap turun untuk memperebutkan posisi start. Dengan jarak waktu yang tipis dan kondisi Madring yang terus berubah, kesalahan kecil dalam menentukan setelan maupun menjalani satu putaran cepat dapat memengaruhi posisi akhir.

Ferrari kini memiliki kesempatan mengubah performa latihan menjadi hasil kualifikasi yang kompetitif. Leclerc pun memilih pendekatan sederhana: memaksimalkan kemampuan mobil, memahami lintasan sebaik mungkin, dan membiarkan hasil akhir berbicara.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : F1
GP Spanyol 2026 Madring Madrid formula 1 charles leclerc ferrari