Kim Da-in Pernah Dijatuhkan Megawati, Kini Harus Jadi Pengumpan Utamanya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Megawati Hangestri dan Kim Da-in kini menjadi tandem Hyundai Hillstate. Dari rival, keduanya harus membangun chemistry untuk V-League 2026/2027. (Pinterest)
Megawati Hangestri dan Kim Da-in kini menjadi tandem Hyundai Hillstate. Dari rival, keduanya harus membangun chemistry untuk V-League 2026/2027. (Pinterest)

RADAR BANYUWANGI– Hubungan Kim Da-in dan Megawati Hangestri Pertiwi memasuki babak baru. Jika sebelumnya keduanya berdiri di kubu berlawanan dan saling berhadapan di V-League, kini keduanya harus membangun chemistry sebagai tandem Hyundai Hillstate untuk menghadapi musim 2026/2027.

Perubahan peran itu membuat Kim Da-in memegang salah satu kunci penting permainan Megawati. Sebagai setter, pemain kelahiran 15 Oktober 1998 tersebut harus mampu membaca situasi sekaligus memahami pola serangan Megawati sebagai opposite.

Sebaliknya, Megawati juga dituntut memahami karakter umpan Kim Da-in. Keduanya perlu menemukan ritme yang tepat agar bola yang dikirimkan sang setter dapat dimaksimalkan Megawati menjadi senjata mematikan di depan net.

Pernah Saling Berhadapan di V-League

Megawati bukan sosok baru bagi Kim Da-in. Sebelum bergabung dengan Hyundai Hillstate, pevoli yang mendapat julukan Megatron itu menghabiskan dua musim bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Dalam periode tersebut, Megawati beberapa kali menghadapi Hillstate. Kim Da-in pun berada di sisi berlawanan sebagai salah satu pengatur serangan klub asal Suwon tersebut.

Bahkan, terdapat momen menarik ketika Kim Da-in harus merasakan langsung kerasnya serangan Megawati. Serangan pemain Indonesia tersebut pernah membuat Kim Da-in terjatuh saat keduanya masih menjadi rival di lapangan.

Kini, situasinya berbalik 180 derajat.

Kim Da-in tidak lagi dituntut menghentikan serangan Megawati. Justru, ia harus mengirimkan umpan terbaik agar Megawati bisa menghancurkan pertahanan lawan dan mendulang poin bagi Hillstate.

Kim Da-in Jadi Kunci Serangan Megawati

Perubahan hubungan tersebut membuat chemistry Kim Da-in dan Megawati menjadi salah satu hal yang paling menarik dinantikan pada V-League 2026/2027.

Sebagai opposite, Megawati membutuhkan suplai bola akurat untuk mengeluarkan kemampuan serangannya secara maksimal. Setter memiliki tugas penting dalam menentukan arah dan tempo serangan berdasarkan situasi pertandingan.

Karena itu, Kim Da-in harus memahami kapan Megawati menginginkan bola tinggi, cepat, maupun umpan dalam situasi bola sulit. Megawati pun perlu mengetahui pola umpan yang menjadi karakter Kim Da-in.

Jika keduanya mampu menemukan koneksi dengan cepat, duet tersebut berpotensi menjadi salah satu senjata utama Hillstate.

Apalagi Megawati datang dengan modal pengalaman dua musim bermain di Liga Voli Korea. Ia sudah memahami atmosfer pertandingan, karakter permainan lawan, serta tekanan yang harus dihadapi pemain asing.

Namun, pengalaman tersebut tidak serta-merta membuat chemistry dengan setter terbentuk secara instan. Komunikasi dan repetisi dalam latihan tetap menjadi bagian penting.

Persaingan Setter Hillstate

Menariknya, Kim Da-in bukan satu-satunya setter yang dimiliki Hillstate. Klub tersebut juga mempunyai Kim Sa-rang dan Koo Sol.

Persaingan di posisi setter membuat Kim Da-in tetap harus menunjukkan performa terbaik untuk mendapatkan kepercayaan sebagai pengatur serangan utama.

Jika Kim Da-in memperoleh peran tersebut, koneksinya dengan Megawati bisa menjadi salah satu fondasi permainan Hillstate.

Hillstate sendiri membutuhkan tambahan kekuatan setelah gagal meraih gelar dalam dua musim terakhir. Kombinasi pemain lokal berpengalaman dengan dua legiun asing, Megawati dan Jordan Wilson, menjadi bagian dari upaya membangun kembali kekuatan tim.

Bagi Megawati, keberadaan setter yang mampu membaca permainannya akan menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan kontribusinya.

Sementara bagi Kim Da-in, Megawati memberikan opsi serangan dengan karakter berbeda yang bisa menjadi pembeda ketika Hillstate menghadapi tekanan lawan.

Dari Rival Menjadi Tandem

Cerita Kim Da-in dan Megawati kini benar-benar berubah.

Dulu, Kim Da-in berusaha mengatur pertahanan untuk menghentikan serangan Megawati. Sekarang, tangannya justru menjadi pengantar bola yang dibutuhkan Megawati untuk membobol pertahanan lawan.

Dari rival di lapangan menjadi tandem di Hyundai Hillstate, chemistry Kim Da-in dan Megawati Hangestri bakal menjadi salah satu duet yang paling dinantikan ketika musim V-League 2026/2027 bergulir.

Jika koneksi keduanya cepat terbentuk, Hillstate bukan hanya mendapatkan setter dan opposite berkualitas, tetapi juga kombinasi yang berpotensi mengubah wajah serangan mereka musim depan.


Catatan: Ramalan atau prediksi olahraga dalam artikel ini bersifat analisis dan bukan kepastian hasil pertandingan.

Editor : Ali Sodiqin
V-League 2026 Kim Da-in Hyundai Hillstate Liga Voli Korea Megawati Hangestri