RADARBANYUWANGI.ID – Kimi Antonelli kembali menunjukkan dominasinya pada sesi kualifikasi GP Monako. Pembalap muda Mercedes itu tampil luar biasa dengan mencatatkan waktu tercepat pada latihan bebas ketiga (FP3), sekaligus mematahkan dominasi Ferrari yang sebelumnya terlihat sangat kuat sepanjang akhir pekan di Monte Carlo, Sabtu (6/6/2026).
Antonelli membukukan lap terbaik 1 menit 12,720 detik menggunakan ban lunak. Catatan tersebut menjadi yang tercepat sepanjang rangkaian sesi latihan dan membuat pembalap Italia itu unggul lebih dari tiga persepuluh detik atas Charles Leclerc yang menempati posisi kedua.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Mercedes menjelang kualifikasi yang dikenal sebagai sesi paling menentukan di Monako. Karakter lintasan yang sempit dan minim peluang menyalip membuat posisi start sering kali menjadi faktor utama dalam perebutan kemenangan.
Antonelli Pecahkan Dominasi Ferrari
Sejak dua sesi latihan sebelumnya, Ferrari kembali menunjukkan kecepatan yang membuat mereka difavoritkan. Charles Leclerc menjadi salah satu pembalap pertama yang turun ke lintasan dan langsung mencatat waktu acuan 1 menit 15,184 detik.
Tidak lama kemudian, rekan setimnya Lewis Hamilton berhasil mempertajam catatan tersebut dengan menembus kisaran 1 menit 14 detik. Sementara itu, Lando Norris yang kehilangan banyak waktu akibat masalah teknis pada FP2 juga sempat naik ke posisi teratas dengan keunggulan tipis 0,015 detik.
Namun, perkembangan kondisi lintasan membuat waktu putaran terus membaik. Mercedes yang sempat tampil kurang meyakinkan pada sesi latihan hari Jumat mulai menunjukkan peningkatan performa.
George Russell dan Antonelli bergantian mempertajam catatan waktu hingga mulai menekan Ferrari. Puncaknya terjadi saat sesi memasuki paruh kedua ketika Antonelli mencatat putaran nyaris sempurna di sektor pertama dan kedua.
Lap 1 menit 12,720 detik yang dibukukannya langsung menggeser seluruh rival dan menjadi waktu terbaik sepanjang akhir pekan sejauh ini.
Masalah Rem Ganggu Leclerc
Kesempatan Ferrari untuk membalas sebenarnya masih terbuka pada menit-menit akhir sesi. Namun, upaya tersebut terganggu oleh masalah pengereman yang dialami Leclerc.
Pembalap tuan rumah itu mengeluhkan performa rem mobilnya melalui radio tim saat mencoba memperbaiki catatan waktu.
Masalah tersebut membuat pembalap Monako itu gagal mendekati catatan Antonelli dan harus puas bertahan di posisi kedua.
Hamilton melengkapi dominasi Ferrari di tiga besar. Meski demikian, jarak yang cukup besar dengan Antonelli menunjukkan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan tim asal Maranello sebelum kualifikasi dimulai.
Bendera Merah dan Insiden Warnai FP3
Sesi latihan terakhir juga diwarnai sejumlah insiden yang sempat mengganggu jalannya program latihan tim.
Franco Colapinto menjadi salah satu pembalap yang melakukan kesalahan setelah berputar di tikungan hairpin dan menyentuh pembatas lintasan menggunakan bagian belakang mobil Alpine miliknya. Beruntung, ia masih bisa kembali ke pit tanpa kerusakan serius.
Alex Albon juga sempat keluar lintasan di area Sainte Devote sebelum berhasil melanjutkan sesi.
Bendera merah kemudian berkibar ketika pembalap Haas, Oliver Bearman, kehilangan kendali di tikungan Massenet. Mobilnya meluncur dan menghantam dinding pembatas dengan cukup keras hingga serpihan bertebaran di lintasan.
Insiden tersebut menghentikan sesi untuk sementara waktu dan mengurangi kesempatan para pembalap lain dalam melakukan simulasi kualifikasi.
Cadillac Kembali Bermasalah
Masalah teknis kembali menghantui Cadillac sepanjang akhir pekan di Monako.
Valtteri Bottas menjadi pembalap pertama yang melaporkan gangguan serius ketika asap terlihat keluar dari area pengereman mobilnya. Pembalap Finlandia itu terpaksa kembali ke pit dengan kecepatan rendah.
Masalah tersebut menambah daftar persoalan Cadillac setelah sebelumnya Sergio Perez mengalami kebakaran rem pada FP2 yang memicu penghentian sesi dengan bendera merah.
Kondisi itu tentu menjadi perhatian serius menjelang kualifikasi dan balapan utama karena sistem pengereman merupakan salah satu komponen paling vital di sirkuit jalan raya seperti Monako.
Mercedes Bangkit di Saat yang Tepat
Performa Antonelli dan Russell menjadi indikasi bahwa Mercedes berhasil menemukan setelan mobil yang lebih kompetitif dibandingkan dengan sesi sebelumnya.
Russell mengakhiri sesi di posisi keempat, tepat di belakang Hamilton. Sementara juara dunia Max Verstappen menempati urutan kelima untuk Red Bull.
Oscar Piastri membawa McLaren finis keenam, sedangkan Gabriel Bortoleto kembali mencuri perhatian dengan menempatkan Audi di posisi ketujuh.
Hasil tersebut memperpanjang tren positif Audi yang secara konsisten mampu menembus kelompok 10 besar selama sesi latihan di Monako.
Jika performa Mercedes dapat dipertahankan hingga kualifikasi, tim pabrikan Jerman itu berpeluang besar merebut pole position yang sangat berharga di sirkuit Monte Carlo.
Top 10 FP3 GP Monako
- Kimi Antonelli (Mercedes)
- Charles Leclerc (Ferrari)
- Lewis Hamilton (Ferrari)
- George Russell (Mercedes)
- Max Verstappen (Red Bull)
- Oscar Piastri (McLaren)
- Gabriel Bortoleto (Audi)
- Isack Hadjar (Racing Bulls)
- Lando Norris (McLaren)
- Nico Hulkenberg (Audi)
Persaingan menuju pole position diprediksi berlangsung sangat ketat. Namun, untuk pertama kalinya sepanjang akhir pekan ini, Mercedes tampil sebagai tim yang harus dikalahkan. Perhatian tertuju pada Antonelli yang berpeluang mencetak salah satu pencapaian terbesar dalam karier mudanya apabila mampu mengonversi kecepatan tersebut menjadi pole position di GP Monako.
Editor : Lugas Rumpakaadi