Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hakim Danish Kecewa Meski Finis di Depan Veda Ega pada Moto3 Catalunya 2026, Gagal Podium karena Tikungan Krusial

Ali Sodiqin • Selasa, 19 Mei 2026 | 16:36 WIB
Hakim Danish. (Instagram @hakimdanish_13)
Hakim Danish. (Instagram @hakimdanish_13)

RADARBANYUWANGI.ID – Hasil finis di posisi tujuh ternyata belum cukup membuat pembalap Malaysia Hakim Danish puas. Meski berhasil mengakhiri balapan di depan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama pada seri Moto3 Catalunya 2026, Danish justru mengaku pulang dengan rasa kecewa. Penyebabnya bukan posisi akhir, melainkan hilangnya peluang podium akibat satu kesalahan krusial di lap penentuan.

Balapan Moto3 Catalunya yang berlangsung Minggu (17/5) menyajikan drama dan pertarungan ketat sejak awal hingga garis finis.

Danish tampil menjanjikan sejak lampu start dipadamkan.

Memulai balapan dari posisi ke-10, pembalap muda Malaysia itu langsung melesat dan menembus kelompok depan.

Hanya dalam beberapa lap, ia sudah masuk lima besar dan mulai terlibat dalam pertarungan perebutan posisi podium.

Namun di tengah persaingan sengit tersebut, nasib berkata lain.

Hakim Danish Akui Kehilangan Podium karena Telat Mengerem

Usai balapan, Danish mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial pribadinya.

Menurutnya, peluang meraih podium sebenarnya terbuka sangat lebar.

Namun kesalahan kecil di momen krusial membuat semuanya berubah.

“Bukan hasil terbaik untukku, tetapi aku mendapatkan pengalaman berharga bertarung di kelompok terdepan,” tulisnya.

Danish mengaku mendapat pelajaran penting dari balapan kali ini, terutama soal cara bertahan di rombongan depan yang terkenal sangat agresif dalam kelas Moto3.

“Di lap terakhir aku hampir finis di podium, tetapi aku mengerem terlalu terlambat di tikungan 10 dan gagal meraih podium,” ujarnya.

Kesalahan tersebut membuat posisi Danish melorot saat pertarungan memasuki fase penutup.

Meski tetap finis di posisi tujuh, pembalap Malaysia itu mengaku belum sepenuhnya puas.

“Aku sedikit kecewa, tetapi pengalaman hari ini sangat berarti karena aku tahu bagaimana tetap berada di kelompok terdepan,” katanya.

Veda Ega Sempat Kesulitan, Bangkit di Lap Akhir

Sementara itu, Veda Ega menjalani jalur balapan yang berbeda.

Pembalap asal Gunungkidul itu sempat mengalami kesulitan menjaga ritme di pertengahan lomba.

Pada lap-lap awal, Veda perlahan memperbaiki posisi hingga masuk sepuluh besar.

Namun memasuki pertengahan balapan, situasi mulai berubah.

Ia kehilangan beberapa posisi setelah disalip rival-rivalnya seperti Marco Morelli dan Casey O'Gorman.

Bahkan jarak Veda dengan pembalap di depannya sempat melebar lebih dari satu detik.

Situasi tersebut membuat peluang masuk kelompok perebut podium tampak semakin sulit.

Namun Veda menunjukkan daya juang tinggi.

Memasuki lap-lap terakhir, pembalap Indonesia itu mulai menemukan ritme.

Ia berhasil memanfaatkan celah dan perlahan merangsek naik.

Hasilnya, Veda mampu menutup balapan di posisi kedelapan, tepat satu tingkat di belakang Danish.

Persaingan Moto3 Catalunya Berlangsung Gila Sejak Tengah Balapan

Balapan sendiri berlangsung sangat ketat.

Sejumlah nama silih berganti memimpin jalannya lomba.

Pada fase awal, tiga posisi terdepan dihuni David Munoz, David Almansa, dan Adrian Fernandez.

Namun situasi terus berubah nyaris di setiap tikungan.

Lap ketujuh menjadi awal perubahan besar.

Fernandez mengambil alih pimpinan, sebelum kemudian Brian Uriarte merebut posisi tersebut di pertengahan lomba.

Drama semakin panas ketika enam pembalap terdepan saling salip memasuki lap ke-14.

Pemuncak klasemen sementara Moto3 musim ini, Maximo Quiles, sempat membuat manuver luar biasa dengan melewati empat pembalap sekaligus.

Persaingan berlanjut hingga lap terakhir.

Quiles sempat memimpin, namun tekanan dari rival-rival lain membuat posisi terus berubah.

Sementara Danish dan Veda tetap berjuang di kelompok kedua.

Bagi Hakim Danish, seri Catalunya mungkin meninggalkan rasa kecewa.

Namun di balik kegagalan podium, ada pelajaran besar yang ia bawa: pengalaman bertarung di barisan depan.

Dan di kelas Moto3 yang terkenal brutal, pengalaman semacam itu sering kali menjadi modal paling berharga menuju kemenangan berikutnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Moto3 Catalunya 2026 #Hasil Moto3 Catalunya #Hakim Danish gagal podium #hakim danish #veda ega pratama