RADARBANYUWANGI.ID - Kerinduan panjang publik Argentina terhadap deru mesin balap akhirnya menemukan pelampiasan. Minggu waktu setempat, kawasan Palermo di Buenos Aires berubah menjadi lautan manusia. Ratusan ribu warga memadati jalanan untuk menyaksikan aksi sensasional Franco Colapinto dalam sebuah eksibisi jalan raya.
Euforia ini bukan tanpa sebab. Argentina telah absen dari kalender Formula 1 sejak 1998. Kehadiran Colapinto, yang mencuri perhatian sejak debutnya pada 2024, menjadi katalis kebangkitan gairah balap di Negeri Tango.
Dalam pertunjukan tersebut, pembalap 22 tahun itu menggeber Lotus E20, mobil legendaris bermesin Renault V8 yang pernah mengantar Kimi Raikkonen meraih kemenangan. Dengan livery Alpine, Colapinto melaju di Avenida Libertador, menghadirkan kembali raungan khas mesin V8 yang kini telah hilang di era hibrida.
Aksi yang ditampilkan bukan sekadar parade. Colapinto memamerkan manuver donut di berbagai titik, menciptakan kepulan asap tebal yang memancing sorak sorai penonton. Puncaknya, bagian belakang mobil bahkan memuntahkan api setelah burnout panjang di putaran mesin maksimal, sebuah atraksi yang memompa adrenalin ribuan pasang mata.
Momen emosional terjadi saat Colapinto beralih mengemudikan replika Mercedes W196, mobil yang identik dengan legenda Argentina, Juan Manuel Fangio. Ia sempat menghentikan mobil di beberapa titik, menyapa langsung para penggemar yang memadati lintasan.
“Saya mencintai masyarakat Argentina. Kami adalah penggemar terbaik di dunia dan sangat luar biasa bisa menunjukkan hal itu. Kami sedang memperlihatkan kepada Formula 1 bahwa kami layak untuk kembali ke kalender balap dan memiliki Grand Prix lagi,” ujar Colapinto dengan nada emosional, dikutip Motorsport.
“Ini adalah hari yang luar biasa. Jujur, saya sangat menikmatinya secara pribadi. Saya sangat bahagia bisa menikmatinya bersama semua orang yang telah mendukung saya sekian lama,” tambahnya.
Aksi Colapinto ini tak sekadar hiburan. Banyak pihak menilai, pertunjukan tersebut merupakan “surat terbuka” bagi CEO F1, Stefano Domenicali. Terlebih, sebelumnya Colapinto juga menyambangi Autodrome Oscar y Juan Galvez yang tengah direnovasi.
Editor : Lugas Rumpakaadi