Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Max Verstappen Tersingkir di Q2 F1 Suzuka Jepang, Red Bull Dinilai Punya Masalah Lebih Besar Musim Ini

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB
Max Verstappen gagal ke Q3 GP Jepang dan akan start P11. (F1)
Max Verstappen gagal ke Q3 GP Jepang dan akan start P11. (F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap Max Verstappen mengakui kesulitan besar dalam mengendalikan mobilnya saat sesi kualifikasi F1 Grand Prix Jepang, setelah secara mengejutkan tersingkir di sesi Q2, Sabtu (28/3/2026).

Hasil ini menjadi pukulan bagi Verstappen yang dalam beberapa tahun terakhir tampil dominan di Sirkuit Suzuka, termasuk meraih pole position dan kemenangan dalam empat edisi terakhir balapan tersebut.

Namun kali ini, juara dunia empat kali itu harus puas memulai balapan dari posisi ke-11, setelah gagal menembus Q3 dengan selisih hampir dua persepuluh detik dari rookie Racing Bulls, Arvid Lindblad. Ia juga kalah dari rekan setimnya, Isack Hadjar, serta tertinggal 1,2 detik dari catatan waktu terbaik yang dibukukan pembalap Mercedes, Kimi Antonelli.

Performa tersebut memperpanjang awal musim yang sulit bagi Verstappen. Sebelumnya, ia gagal meraih poin dalam Sprint dan balapan utama di China, bahkan harus mundur akibat masalah teknis. Sepanjang musim ini, posisi kualifikasi terbaiknya hanya di urutan kedelapan, dengan hasil balapan terbaik finis keenam pada seri pembuka.

Dalam wawancara usai kualifikasi, Verstappen tidak menutupi kekecewaannya.

“Ya, tidak bagus. Kami pikir sudah memperbaiki sedikit di FP3, tapi saat masuk kualifikasi kembali sangat sulit,” ujarnya, dikutip F1.

Ia menjelaskan bahwa mobilnya mengalami masalah keseimbangan yang cukup kompleks.

“Mobil banyak sliding dan di saat yang sama tidak memiliki rotasi di tengah tikungan, jadi membuat keseimbangannya sangat rumit. Ini tidak ideal untuk lintasan seperti ini,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah perubahan setelan mobil secara signifikan dapat menjadi solusi, seperti yang sempat dilakukan Red Bull musim lalu, Verstappen menilai tantangan musim ini jauh lebih besar.

“Saya pikir kami punya masalah yang lebih besar dibanding tahun lalu. Beberapa bagian mobil saat ini tidak bekerja seperti yang kami inginkan,” tegasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#max verstappen #formula 1 #Suzuka #red bull #jepang #f1