RADARBANYUWANGI.ID - Tim Alpine menjalani hari latihan bebas yang tidak mudah pada rangkaian Formula 1 di Sirkuit Suzuka. Baik Pierre Gasly maupun Franco Colapinto sama-sama menghadapi kendala teknis dan insiden yang memengaruhi performa mereka sepanjang sesi Jumat (27/3/2026).
Pada sesi Free Practice 1 (FP1), Alpine sudah menunjukkan tanda-tanda kesulitan. Colapinto bahkan kehilangan waktu penting akibat masalah radio, sementara Gasly mengeluhkan keseimbangan mobil yang belum optimal. Performa tim tidak banyak membaik di Free Practice 2 (FP2), di mana kedua pembalap kembali menghadapi tantangan berbeda.
Gasly sempat terlibat insiden di pit lane ketika harus menghindari mobil Alex Albon yang keluar ke jalurnya. Sementara itu, Colapinto mendapat sorotan steward setelah aksinya melakukan weaving di lintasan lurus belakang untuk memanaskan ban justru menghalangi Max Verstappen. Atas kejadian tersebut, Colapinto hanya menerima peringatan.
Secara catatan waktu, Gasly menutup FP1 di posisi ke-15 dengan waktu 1 menit 32,978 detik, sebelum memperbaiki menjadi posisi ke-14 di FP2 dengan 1 menit 31,734 detik. Colapinto berada tepat di belakang, masing-masing di posisi ke-16 dan ke-17 pada dua sesi tersebut.
Gasly mengakui bahwa timnya belum menemukan performa terbaik. “Secara umum ini bukan hari yang mudah bagi kami di Suzuka. Di Free Practice 1 kami kesulitan dengan keseimbangan, tapi kami membuat peningkatan yang cukup baik di Free Practice 2,” ujarnya, dikutip F1.
Ia menambahkan bahwa masih ada pekerjaan rumah besar menjelang sesi kualifikasi. “Perasaan di dalam mobil masih belum seperti yang saya inginkan, jadi jelas masih banyak yang harus kami temukan sebelum besok,” kata Gasly.
Meski demikian, pembalap asal Prancis itu melihat peluang karena ketatnya persaingan di papan tengah. “Hanya selisih beberapa persepuluh detik antara P15 hingga P7, jadi saya yakin kualifikasi besok akan sangat ketat,” tuturnya.
Di sisi lain, Colapinto menjalani pengalaman pertamanya di Suzuka dengan penuh tantangan sekaligus pembelajaran. “Secara keseluruhan ini hari latihan yang cukup sulit, tetapi kami belajar banyak. Ini pertama kalinya saya mengemudi di Suzuka dan sangat luar biasa merasakan trek legendaris ini,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti kurangnya kepercayaan diri di beberapa sektor cepat lintasan. “Kami membangun kepercayaan diri lap demi lap, tetapi masih belum sepenuhnya nyaman, terutama di bagian kecepatan tinggi,” jelas Colapinto.
Editor : Lugas Rumpakaadi