Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Iran Desak FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko! Pernyataan Trump Jadi Pemicunya

Niklaas Andries • Rabu, 18 Maret 2026 | 08:45 WIB

Trofi Piala Dunia FIFA.
Trofi Piala Dunia FIFA.
RADARBANYUWANGI.ID - Ketegangan politik global mulai berdampak pada dunia sepak bola. Pemerintah Iran melalui kedutaannya di Meksiko mengungkapkan bahwa mereka tengah menjalin komunikasi dengan FIFA terkait kemungkinan pemindahan lokasi pertandingan Piala Dunia dari Amerika Serikat ke Meksiko.

Langkah ini muncul setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyarankan agar tim nasional Iran tidak menghadiri turnamen tersebut dengan alasan keamanan.

Namun demikian, hingga kini belum ada kepastian apakah negosiasi tersebut benar-benar berlangsung secara resmi. FIFA sendiri belum memberikan tanggapan langsung terkait isu ini.

Dalam pernyataan resmi yang dikaitkan dengan Ketua Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, disebutkan bahwa Iran menginginkan seluruh laga fase grup mereka digelar di Meksiko demi menjamin keselamatan pemain dan ofisial.

Pernyataan tersebut menegaskan sikap tegas Iran terhadap situasi keamanan. Mereka menilai pernyataan Trump sebagai sinyal bahwa tuan rumah belum mampu memberikan perlindungan maksimal.

Sebelumnya, otoritas Iran juga menegaskan bahwa tanggung jawab keamanan sepenuhnya berada di tangan FIFA dan negara tuan rumah.

FIFA Beri Respons Hati-Hati

Juru bicara FIFA menyatakan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan seluruh federasi peserta, termasuk Iran, guna memastikan kelancaran persiapan Piala Dunia FIFA 2026.

FIFA menegaskan bahwa mereka tetap berpegang pada jadwal resmi yang telah diumumkan sejak Desember 2025, dan berharap seluruh tim dapat bertanding sesuai rencana.

Turnamen edisi 2026 sendiri akan digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Jadwal Iran Terancam Berubah

Berdasarkan jadwal awal, Iran akan menghadapi Selandia Baru pada 16 Juni dan Belgia pada 21 Juni di Inglewood, California, sebelum menutup fase grup melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Jika pemindahan benar terjadi, hal ini akan menjadi langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengingat turnamen tinggal beberapa bulan lagi.

Pernyataan Trump Picu Polemik

Dalam pernyataannya pekan lalu, Trump menyebut tim Iran tetap diperbolehkan tampil, tetapi mempertanyakan kelayakan kehadiran mereka dari sisi keamanan.

Situasi semakin kompleks setelah konflik di Timur Tengah meningkat, termasuk serangan militer yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Pernyataan dari pejabat Iran pun terkesan berubah-ubah. Menteri Olahraga Ahmad Donyamali sempat menyebut bahwa partisipasi dalam turnamen sulit dilakukan akibat situasi politik.

Namun, tim nasional Iran melalui media sosial menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat menghalangi mereka untuk tampil di Piala Dunia.

Sorotan Dunia Tertuju pada FIFA

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menekankan bahwa FIFA sebagai penyelenggara memiliki tanggung jawab utama dalam menjamin keamanan seluruh peserta.

Ia juga menyindir bahwa peringatan keamanan dari level tertinggi di AS menunjukkan adanya keraguan terhadap kemampuan tuan rumah dalam melindungi event sebesar Piala Dunia.

Iran: Kekuatan Besar Sepak Bola Asia

Baca Juga: Angin Kencang Terjang Sempu Banyuwangi, Rumah Warga Ambruk, BPBD: Dapur Paling Parah Terdampak

Sepak bola merupakan olahraga paling populer di Iran, negara dengan lebih dari 90 juta penduduk. Tim nasional mereka telah tampil dalam tujuh edisi Piala Dunia dan selalu lolos dalam empat edisi terakhir.

Saat ini, Iran menempati peringkat ke-20 dunia versi FIFA, menjadikannya salah satu kekuatan utama di Asia, hanya berada di bawah Jepang.

Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino juga menyatakan bahwa pihaknya telah menerima jaminan dari Trump bahwa Iran tetap disambut untuk berpartisipasi di turnamen tersebut.

Situasi ini menempatkan FIFA dalam posisi sulit, di tengah tarik-menarik antara faktor politik dan komitmen menjaga netralitas serta keamanan dalam ajang sepak bola terbesar di dunia. (*)

Editor : Niklaas Andries
#piala dunia 2026 #meksiko #iran #FIFA #donald trump #amerika serikat