RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Italia, Kimi Antonelli, mencatatkan tonggak penting dalam kariernya dengan meraih kemenangan perdana di ajang Formula 1 (F1) saat balapan Chinese Grand Prix di Shanghai, Minggu (15/3/2026). Kemenangan tersebut diraih setelah ia mengungguli rekan setimnya di Mercedes-AMG Petronas Formula 1 Team, George Russell, dalam balapan yang berlangsung sengit.
Antonelli sebelumnya sudah mencuri perhatian setelah menjadi peraih pole position termuda dalam sejarah pada sesi kualifikasi Sabtu (14/3/2026). Meski sempat kehilangan posisi terdepan di awal balapan, pembalap berusia 19 tahun itu mampu merebut kembali pimpinan lomba sebelum akhir lap kedua dan mempertahankannya hingga garis finis.
“Ini terasa luar biasa. Saya tahu mobil kami cepat dan tim melakukan pekerjaan luar biasa sepanjang akhir pekan,” ujar Antonelli seusai balapan.
Di awal balapan, posisi terdepan sempat direbut oleh Lewis Hamilton dari tim Scuderia Ferrari yang melakukan start impresif dari posisi ketiga. Namun Antonelli segera membalas dan kembali memimpin balapan.
Strategi pit stop yang tepat saat periode Safety Car menjadi kunci bagi Antonelli untuk menjaga keunggulan. Meski sempat mengalami momen menegangkan saat melebar di tikungan hairpin menjelang akhir lomba, ia tetap mampu menyelesaikan balapan dengan selisih sekitar 5,5 detik di depan Russell.
Dengan kemenangan ini, Antonelli menjadi salah satu pemenang termuda dalam sejarah Grand Prix Formula 1.
Sementara itu, Russell berhasil bangkit dan finis di posisi kedua setelah sempat tertahan di belakang dua mobil Ferrari pada pertengahan balapan. Hasil tersebut membuat pembalap Inggris itu tetap memimpin klasemen sementara pembalap musim ini.
Di belakang mereka, Hamilton berhasil meraih podium Grand Prix pertamanya bersama Ferrari setelah pertarungan sengit dengan rekan setimnya, Charles Leclerc. Kedua pembalap Ferrari beberapa kali terlihat saling menyalip dan melaju berdampingan sepanjang lomba.
“Balapan yang sangat menantang. Charles memberikan tekanan besar, tapi saya senang akhirnya bisa membawa Ferrari ke podium,” kata Hamilton.
Leclerc akhirnya harus puas finis di posisi keempat setelah duel panjang dengan juara dunia tujuh kali tersebut.
Pembalap Haas F1 Team, Oliver Bearman, tampil impresif dengan menempati posisi kelima. Ia sempat melakukan manuver menghindar pada lap pertama ketika Isack Hadjar mengalami putaran di tikungan panjang.
Posisi enam ditempati Pierre Gasly dari Alpine F1 Team, disusul oleh Liam Lawson dan Hadjar dari tim Racing Bulls. Sepuluh besar dilengkapi oleh Carlos Sainz Jr. bersama Williams Racing dan rekan Gasly di Alpine, Franco Colapinto.
Balapan di Shanghai juga diwarnai sejumlah insiden dan kegagalan finis. Juara dunia bertahan Max Verstappen harus menghentikan mobilnya 10 lap sebelum akhir balapan akibat masalah teknis pada mobil Red Bull Racing.
Dua pembalap Aston Martin Aramco Formula One Team, yakni Fernando Alonso dan Lance Stroll, juga gagal menyelesaikan lomba. Mobil Stroll yang berhenti di lintasan bahkan sempat memicu satu-satunya periode Safety Car.
Sementara itu, akhir pekan yang buruk dialami oleh McLaren Formula 1 Team setelah kedua pembalapnya, Lando Norris dan Oscar Piastri, tidak dapat memulai balapan akibat masalah teknis pada mobil mereka.
Editor : Lugas Rumpakaadi