Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Audi Debut di F1 Langsung Raih Poin, Nico Hulkenberg Sial Gagal Start karena Kehilangan Telemetri

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 11 Maret 2026 | 12:19 WIB

Gabriel Bortoleto cetak poin bersejarah Audi di F1 GP Australia.
Gabriel Bortoleto cetak poin bersejarah Audi di F1 GP Australia.

RADARBANYUWANGI.ID - Audi menorehkan tonggak bersejarah dalam debut mereka di Formula 1 ketika Gabriel Bortoleto berhasil merebut poin di Grand Prix Australia 2026.

Pencapaian itu langsung dipuji oleh Kepala Tim Jonathan Wheatley sebagai momen yang tidak akan terlupakan.

Bortoleto memulai balapan dari posisi kesepuluh dan berhasil naik ke posisi kesembilan di garis finis meski menjalani strategi dua stop yang secara umum dinilai lebih lambat dibandingkan kompetitornya.

Pencapaian ini semakin istimewa mengingat rekan setimnya Nico Hulkenberg bahkan tidak sempat mengikuti balapan setelah mobilnya harus dikeluarkan dari grid akibat kehilangan telemetri.

"Saya pikir kami menghabiskan musim dingin dengan fokus pada diri sendiri, tidak terjebak pada performa tim lain. Kami hanya ingin datang ke sini dan menjalankan akhir pekan balapan yang bersih. Jika kamu katakan kepada saya bisa menukar apapun dan memberikan P9 di balapan, saya akan langsung menerimanya. Ini adalah awal yang sangat menggembirakan. Audi, mobil Formula 1, mencetak poin di balapan pertama mereka. Ini momen bersejarah," ujar Wheatley usai balapan, Minggu (8/3/2026).

Wheatley secara khusus memuji dedikasi Bortoleto selama musim dingin.

Pembalap Brasil berusia muda itu menghabiskan sebagian besar Januari di simulator Neuberg dan di markas Audi di Hinwil, Swiss, bukan menikmati liburan di Brazil.

"Dia seorang pelajar cepat dan memiliki etos kerja yang luar biasa. Saya duduk di sini dan berpikir bahwa dia berkembang sangat, sangat baik sebagai pembalap dan menjadi talenta masa depan yang nyata," kata Wheatley.

Audi mengakui posisi mereka sedikit lebih sulit karena menjadi satu-satunya tim yang menggunakan unit tenaga Audi buatan sendiri, tanpa data dari tim pelanggan seperti yang dinikmati Mercedes dan Ferrari.

Namun Wheatley optimistis bahwa hal tersebut justru menjadi bagian menarik dari perjalanan panjang mereka di F1.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #Jonathan Wheatley #audi #Gabriel Bortoleto #gp australia #f1