Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gol Cepat Mario Lemina Bikin Liverpool Terancam Tersingkir dari Liga Champions

Niklaas Andries • Rabu, 11 Maret 2026 | 04:51 WIB

MISI BANGKIT: Liverpool akan hadapi tuan rumah Sunderland dalam lanjutan Premier League
MISI BANGKIT: Liverpool akan hadapi tuan rumah Sunderland dalam lanjutan Premier League
RADARBANYUWANGI.ID - Laga ke-100 Arne Slot sebagai pelatih Liverpool berakhir pahit. The Reds harus menelan kekalahan 0-1 dari Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League dalam pertandingan yang berlangsung panas di Istanbul.

Di hadapan atmosfer bergemuruh di Rams Park, juara Premier League itu gagal memanfaatkan peluang untuk memulai kebangkitan setelah menjalani musim kedua yang kurang memuaskan di bawah Slot. Sebaliknya, mereka justru pulang dengan kekalahan kedua musim ini.

Hasil tersebut mengulang skenario pertemuan sebelumnya pada fase liga bulan September, ketika Liverpool juga tumbang 0-1 di markas Galatasaray. Kali ini, kombinasi permainan ceroboh, keputusan yang kurang tepat, serta intervensi VAR kembali menjadi faktor yang merugikan tim tamu.

Gol Cepat Lemina Hukum Kelengahan Liverpool

Baca Juga: Tragis! Bocah 7 Tahun di Banyuwangi Tewas Tenggelam Saat Ambil Sandal di Sungai Jajag Gambiran

Gol tunggal pertandingan dicetak oleh Mario Lemina pada menit ketujuh. Gelandang asal Gabon itu menyundul bola hasil situasi sepak pojok setelah lini belakang Liverpool gagal mengantisipasi dengan baik.

Sebelum dan sesudah gol tersebut, Florian Wirtz sebenarnya memiliki beberapa peluang emas. Namun penyelesaian akhirnya tidak mampu mengubah keadaan.

Di sisi lain, penjaga gawang Giorgi Mamardashvili yang menggantikan Alisson Becker tampil cukup solid dengan beberapa penyelamatan penting.

Bek Liverpool Ibrahima Konaté bahkan sempat lega ketika gol Victor Osimhen pada babak kedua dianulir karena offside dalam proses build-up.

VAR Kembali Rugikan The Reds

Liverpool sebenarnya sempat mengira telah menyamakan kedudukan pada menit ke-70. Sepak pojok yang dilepaskan Dominik Szoboszlai memicu kemelut di depan gawang dan bola sempat masuk melalui sentuhan Konaté.

Namun setelah peninjauan VAR, gol tersebut dianulir karena dianggap terjadi handball, membuat Liverpool tetap tertinggal hingga peluit akhir.

Sebelumnya, Galatasaray juga hampir menggandakan keunggulan ketika Osimhen mencetak gol dari jarak dekat. Akan tetapi, gol tersebut juga dibatalkan karena posisi offside Baris Alper Yilmaz dalam proses serangan.

Peluang Terakhir Liverpool Gagal Berbuah Gol

Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba meningkatkan tekanan. Szoboszlai sempat memaksa kiper Ugurcan Cakir melakukan penyelamatan penting, sementara tembakan Alexis Mac Allister hanya melebar tipis dari sasaran.

Peluang emas lain datang dari Hugo Ekitike yang berhasil menembus pertahanan, tetapi penyelamatan gemilang Cakir kembali menggagalkan usaha Liverpool.

Menjelang akhir pertandingan, sundulan Ekitike melayang di atas mistar, sementara tendangan keras Cody Gakpo juga masih melebar.

Penentuan di Anfield

Kekalahan tipis ini membuat Liverpool berada dalam posisi tertekan menjelang leg kedua yang akan digelar pekan depan di Anfield. Meski tertinggal agregat, peluang The Reds untuk membalikkan keadaan masih terbuka lebar di hadapan pendukung mereka sendiri.

Namun jika kesalahan elementer seperti di Istanbul kembali terulang, perjalanan Liverpool di Liga Champions musim ini bisa berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. (*)

Editor : Niklaas Andries
#Mario Lemina #galatasaray #Liverpool #uefa champions league