RADARBANYUWANGI.ID - Valtteri Bottas mengakui bahwa setahun absen dari grid Formula 1 telah mengubah perspektifnya secara mendasar.
Pembalap Finlandia berusia 36 tahun itu kini kembali ke lintasan bersama tim debutan Cadillac pada musim 2026, membawa semangat baru yang lahir dari pengalaman kehilangan kursi balap selama satu tahun penuh.
Setelah kehilangan posisinya di Kick Sauber pada akhir 2024, Bottas sempat kembali ke Mercedes sebagai pembalap cadangan sebelum akhirnya dikonfirmasi sebagai bagian dari skuad Cadillac, tim Amerika Serikat yang tampil perdana di F1 musim ini, bersama Sergio Perez.
Dalam sesi media jelang GP Australia 2026 di Albert Park, Melbourne, Kamis (5/3/2026), Bottas mengungkapkan perasaannya setelah kembali ke kokpit.
"Saya tidak merasa kaku, saya merasa baik-baik saja! Setelah setahun tidak balapan, Anda pasti lebih menghargai segalanya tentang olahraga ini, dan berada di grid adalah perasaan yang berbeda," ujarnya, dikutip F1.
Perubahan sikap Bottas bahkan terasa dalam hal-hal sederhana.
Ia mengaku kini tidak merasa keberatan menghadiri konferensi pers, sesuatu yang dulu kerap terasa membebani.
"Bahkan konferensi pers hari ini tidak terasa buru, tapi tanya saya lagi di Abu Dhabi. Saya pasti memiliki perspektif yang lebih baik dan akan lebih menghargainya dibanding dua tahun lalu, semoga itu membantu," katanya.
Bottas mengakui tantangan bersama Cadillac sangat unik karena tim tersebut membangun segalanya dari nol untuk musim perdana mereka. Namun ia melihatnya sebagai perjalanan yang mengasyikkan.
"Progress, itu yang paling utama. Kami perlu terus membaik dari awal hingga akhir musim. Ini baru permulaan," tegasnya.
Dengan regulasi teknis baru yang menyamakan posisi seluruh tim di awal musim, Cadillac berpeluang memaksimalkan momentum debutnya di panggung F1.
Editor : Lugas Rumpakaadi