Setelah melalui 12 laga kandang tanpa kekalahan, Sunderland akhirnya tumbang 0-1 dari Liverpool. Kini, mereka harus menghadapi Fulham yang juga tengah terpuruk usai menelan tiga kekalahan beruntun.
Sunderland Ingin Buktikan Stadion Masih Angker
Kembalinya Sunderland ke Premier League setelah delapan tahun absen sejauh ini berjalan cukup positif. Mereka relatif aman dari ancaman degradasi dan kini menempati posisi ke-11 klasemen, dua poin di atas Fulham.
Meski demikian, dua kekalahan beruntun dari Arsenal 0-3 dan Liverpool 0-1 menjadi alarm bagi skuad berjuluk Black Cats. Itu menjadi kali pertama mereka kalah beruntun sejak kembali ke kasta tertinggi.
Catatan kandang Sunderland sebenarnya impresif. Mereka telah mengoleksi 26 poin dari kemungkinan 39 poin di Stadium of Light, rekor kandang terbaik kelima musim ini.
Namun, sejarah pertemuan melawan Fulham di level Premier League tidak terlalu menggembirakan. Sejak menang 1-0 pada 2009, Sunderland gagal menang dalam lima pertemuan terakhir di kasta tertinggi. Bahkan, dalam empat laga kandang terakhir melawan Fulham di liga, mereka gagal mencetak gol.
Fulham Ingin Akhiri Tren Negatif
Di sisi lain, Fulham datang dengan performa yang juga inkonsisten. Tim asuhan Marco Silva kalah dalam tiga laga liga terakhir masing-masing dari Manchester United 2-3, Everton 1-2, dan Manchester City 0-3.
Secara keseluruhan, Fulham menelan empat kekalahan dalam lima pertandingan terakhir, menunjukkan penurunan performa signifikan sejak pertengahan Januari.
Meski demikian, rekor pertemuan cukup berpihak kepada The Cottagers. Mereka tidak terkalahkan dalam empat duel terakhir kontra Sunderland dan membidik kemenangan keempat dalam lima pertemuan terbaru.
Fulham juga berambisi mencatat kemenangan kandang-tandang (double) atas Sunderland untuk pertama kalinya sejak musim 2002-03, setelah menang 1-0 pada pertemuan pertama di Craven Cottage November lalu.
Namun, catatan tandang Fulham juga memprihatinkan. Mereka gagal menang dalam empat laga tandang terakhir di Premier League, termasuk tiga kekalahan beruntun.
Kabar Tim: Xhaka Kembali, Fulham Andalkan Jimenez
Kabar baik bagi Sunderland adalah kembalinya kapten Granit Xhaka. Statistik menunjukkan mereka kalah dalam tiga dari empat laga saat gelandang asal Swiss itu absen. Meski demikian, Le Bris belum tentu langsung memainkannya sebagai starter.
Bertrand Traore masih absen akibat cedera lutut, sementara Reinildo Mandava dipastikan menepi selama satu bulan.
Dalam hal kreativitas, Enzo Le Fee menjadi tumpuan dengan empat assist, sementara Brian Brobbey, yang telah mencetak lima gol musim ini, diharapkan kembali menjadi pembeda.
Di kubu Fulham, Harry Wilson menjadi ancaman utama dengan lima gol penentu kemenangan. Selain itu, Samuel Chukwueze tampil impresif dengan rata-rata kontribusi gol atau assist setiap 91 menit, rasio yang hanya kalah dari Erling Haaland musim ini untuk pemain dengan menit bermain signifikan.
Raul Jimenez, yang mencetak gol kemenangan pada pertemuan pertama, kembali diandalkan untuk memimpin lini serang.
Fulham kemungkinan tanpa Sasa Lukic (cedera paha) dan Tom Cairney (cedera betis), tetapi secara umum skuad mereka dalam kondisi cukup bugar.
Prediksi Susunan Pemain
Sunderland (4-3-3): Roefs; Mukiele, Ballard, Geertruida, Cirkin; Diarra, Sadiki, Le Fee; Hume, Brobbey, Angulo
Fulham (4-2-3-1): Leno; Castagne, Andersen, Bassey, Sessegnon; Iwobi, Berge; Wilson, Smith Rowe, Chukwueze; Jimenez
Prediksi Skor: Sunderland 2-1 Fulham
Setelah rekor kandang mereka dipatahkan Liverpool, Sunderland diprediksi tampil dengan motivasi tinggi untuk mengembalikan aura angker Stadium of Light.
Fulham memang memiliki rekor pertemuan yang lebih baik, tetapi performa tandang mereka yang buruk menjadi titik lemah signifikan.
Dengan dukungan publik sendiri dan potensi kembalinya Xhaka, Sunderland berpeluang meraih kemenangan tipis.
Laga ini diperkirakan berlangsung ketat, tetapi momentum tuan rumah bisa menjadi faktor penentu. (*)
Editor : Niklaas Andries