Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Haaland Jujur Mengaku Mandul: Saya Harus Lebih Tajam, Meski Jadi Penentu Kemenangan City di Anfield

Niklaas Andries • Selasa, 10 Februari 2026 | 09:45 WIB

CETAK REKOR: Haaland gagal bawa City menang atas Brighton meski cetak sejarah
CETAK REKOR: Haaland gagal bawa City menang atas Brighton meski cetak sejarah
RADARBANYUWANGI.ID - Erling Haaland secara terbuka mengakui bahwa performanya bersama Manchester City belum berada di level terbaik dalam beberapa pekan terakhir.

Penyerang asal Norwegia itu menilai dirinya perlu melakukan perbaikan signifikan setelah hanya mencetak dua gol, keduanya melalui titik penalti, dalam delapan laga terakhir Premier League.

Meski demikian, Haaland tetap menjadi sosok kunci saat City menaklukkan Liverpool 2-1 di Anfield pada Minggu lalu.

Ia mencetak gol penentu kemenangan melalui eksekusi penalti pada masa injury time, setelah sebelumnya memberikan assist kepada Bernardo Silva untuk gol penyama kedudukan di menit ke-84.

Mandul dari Open Play Sejak Desember

Kendati tampil menentukan, Haaland belum mencetak gol dari permainan terbuka di Premier League sejak kemenangan 2-0 atas West Ham United pada 20 Desember lalu.

Statistik tersebut menjadi sorotan, mengingat sang striker saat ini masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak liga dengan koleksi 21 gol musim ini.

“Saya tahu saya belum mencetak cukup banyak gol sejak awal tahun. Saya harus berkembang,” ujar Haaland kepada wartawan.

“Saya perlu lebih tajam, lebih baik dalam segala aspek, dan itu adalah sesuatu yang harus saya kerjakan. Saya harus terus melangkah karena itulah yang diharapkan semua orang.”

Tak Cari Alasan, Fokus Perbaikan Diri

Pemain berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mencari-cari alasan atas penurunan performa yang dialaminya. Menurut Haaland, faktor kelelahan lebih banyak bersumber dari mental ketimbang fisik.

“Saya tidak ingin membicarakan alasan mengapa performa saya menurun. Tidak ada alasan. Kelelahan itu banyak terjadi di kepala,” ujarnya.

“Jadwal pertandingan memang padat dan tidak mudah, tetapi bagi saya yang terpenting adalah tetap bugar, tidak cedera, dan selalu siap membantu tim.”

City Pangkas Jarak dengan Arsenal

Kemenangan atas Liverpool menjadi momen bersejarah bagi Manchester City, yang untuk pertama kalinya sejak musim 1936–1937 berhasil menyapu bersih kemenangan liga atas The Reds dalam satu musim.

Hasil tersebut juga membuat pasukan Pep Guardiola memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Arsenal menjadi enam poin. City bahkan berpeluang mendekat hingga selisih tiga poin jika mampu menumbangkan Fulham di Etihad Stadium pada laga berikutnya.

Optimisme Kejar Gelar Masih Terjaga

Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor Sempadan Jalan di Sarongan Pesanggaran Banyuwangi, Akses Warga Terancam

Manchester City dijadwalkan menjamu Arsenal pada 18 April mendatang dalam laga yang berpotensi menjadi penentu perburuan gelar Premier League. Haaland menegaskan bahwa timnya masih sepenuhnya percaya diri mampu membalikkan keadaan.

“Kami sudah sering melihat bahwa perburuan gelar belum selesai sampai benar-benar selesai,” kata Haaland.

“Sekarang bagi saya, fokusnya adalah pemulihan, makan dengan baik, lalu bersiap menghadapi Fulham. Masih banyak pertandingan yang harus dimainkan.” (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Erling Haaland #Liverpool #manchester city