RADARBANYUWANGI.ID - Kehadiran Cadillac sebagai tim terbaru di grid Formula 1 mulai menunjukkan bentuk nyata.
Dilaporkan F1.com, pada hari pertama program Barcelona Shakedown, tim asal Amerika Serikat ini resmi menjalankan mobil Formula 1 mereka untuk pertama kalinya.
Momen ini juga menandai kembalinya Valtteri Bottas ke lintasan setelah satu tahun absen sebagai pembalap cadangan Mercedes.
Setelah tidak turun lintasan pada hari kedua dan ketiga, Cadillac kembali melanjutkan pengujian pada Kamis (29/1/2026) dengan Sergio Perez mengumpulkan putaran tambahan.
Bottas kemudian menjadi salah satu pembalap pertama yang turun lintasan saat sesi hari Jumat (30/1/2026) dimulai.
Rangkaian uji coba ini menjadi tonggak penting dalam fase awal pengembangan tim.
Bottas: Fase Pemecahan Masalah yang Krusial
Valtteri Bottas menilai pekan shakedown ini sebagai momen penting dalam membangun fondasi tim.
Ia menyebut bahwa Cadillac saat ini masih berada pada fase pemecahan masalah, mengingat mobil baru pertama kali dijalankan secara penuh.
Menurut Bottas, masih banyak tantangan yang harus dihadapi.
Namun, ia optimistis karena setiap sesi membawa peningkatan.
Progres tidak hanya terjadi pada performa mobil, tetapi juga pada kekompakan dan koordinasi tim secara keseluruhan.
Langkah demi langkah, Cadillac dinilai berada di jalur yang benar.
Perez Fokus Eksplorasi Set-up dan Arah Pengembangan
Sergio Perez juga memberikan respons positif terhadap hasil pengujian.
Ia menekankan bahwa jumlah putaran yang cukup memberikan banyak data berharga bagi tim.
Temuan berbagai isu teknis justru dianggap sebagai hal positif, karena menjadi dasar perbaikan ke depan.
Perez menyatakan bahwa Cadillac mulai mengeksplorasi karakter mobil, set-up, serta arah pengembangan yang ingin dituju.
Ia melihat adanya peningkatan hampir di setiap kali mobil keluar lintasan, sebuah indikasi awal yang menjanjikan bagi tim baru.
Lowdon: Tim Bergerak Semakin Terstruktur
Team Principal Cadillac, Graeme Lowdon, mengungkapkan kepuasannya terhadap progres tim.
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar kendala awal yang lazim muncul pada mobil baru berhasil diatasi secara bertahap.
Lowdon mengingatkan bahwa ini baru hari keempat Cadillac menjalankan mobil Formula 1.
Meski demikian, prosedur tim dinilai semakin rapi, komunikasi berjalan baik, dan kerja sama antaranggota tim berkembang pesat.
Dengan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, Cadillac tetap menatap seri Bahrain dengan rasa optimistis.
Menuju Bahrain dengan Optimisme
Secara keseluruhan, shakedown di Barcelona menjadi fondasi penting bagi Cadillac dalam debut mereka di Formula 1.
Data awal, pemahaman terhadap mobil, serta soliditas tim menjadi modal utama menghadapi pengujian dan balapan selanjutnya.
Meski tantangan besar masih menanti, langkah awal Cadillac menunjukkan bahwa tim ini tidak sekadar hadir sebagai pelengkap, melainkan siap membangun masa depan kompetitif di ajang balap paling bergengsi dunia.
Editor : Lugas Rumpakaadi