PSV Eindhoven justru menjadi penyebab utama kejatuhan mereka sendiri di babak pertama. Kesalahan fatal kiper Matej Kovar dalam melakukan sapuan bola langsung dimanfaatkan Yoane Wissa untuk membuka keunggulan Newcastle pada menit ke-8.
Situasi semakin memburuk bagi tim tamu setelah Yarek Gasiorowski melakukan backpass lemah yang sukses dihukum Anthony Gordon, membuat tuan rumah unggul 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSV memang tampil lebih rapi dalam penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak berbuah peluang berbahaya. Sebaliknya, Newcastle tetap menjadi ancaman nyata dan memastikan kemenangan lewat gol ketiga yang dicetak Harvey Barnes sesaat setelah laga berjalan satu jam.
Gol Barnes membuat Newcastle sepenuhnya mengendalikan pertandingan. Meski masih menciptakan sejumlah peluang tambahan, skor 3-0 sudah cukup mengunci kemenangan meyakinkan atas wakil Belanda tersebut.
Sejak menit awal, PSV terlihat berkomitmen membangun serangan dari lini belakang. Namun, pressing intens yang diterapkan skuad asuhan Eddie Howe membuat barisan belakang PSV kesulitan keluar dari tekanan. Dua kesalahan krusial di babak pertama menjadi bukti efektivitas strategi Newcastle.
Di sisi lain, meski PSV sempat menguasai bola cukup lama di area pertahanan Newcastle, ketiadaan penyerang murni membuat mereka kehilangan titik fokus serangan. Alhasil, lini belakang Newcastle relatif nyaman dalam menghalau ancaman.
Bagi Eddie Howe, kemenangan ini terasa sangat istimewa. Ketiga penyerang utamanya berhasil mencetak gol, menjadi jawaban atas kritik tajam setelah Newcastle gagal mencetak gol dalam dua laga sebelumnya, termasuk hasil imbang tanpa gol kontra Wolverhampton Wanderers.
Sebaliknya, pelatih PSV Peter Bosz harus menelan kekecewaan. Dua kesalahan elementer di babak pertama terbukti sangat mahal, ditambah minimnya kreativitas serangan karena absennya striker nomor sembilan murni.
Patut diapresiasi pula soliditas pertahanan Newcastle yang mencatatkan clean sheet, terlebih mengingat PSV sebelumnya mampu mencetak empat gol ke gawang Liverpool dan enam gol ke Napoli di kompetisi yang sama.
Highlight Newcastle United vs PSV Eindhoven
8’ – Yoane Wissa (Newcastle 1-0 PSV)
Kesalahan sapuan Kovar dimanfaatkan Bruno Guimarães, bola diteruskan ke Joelinton yang memberi assist matang kepada Wissa untuk mencetak gol pembuka.
30’ – Anthony Gordon (Newcastle 2-0 PSV)
Backpass lemah Gasiorowski membuat Wissa merebut bola dan menyodorkannya kepada Gordon, yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang.
65’ – Harvey Barnes (Newcastle 3-0 PSV)
Umpan panjang Nick Pope disambut Barnes, yang melewati bek lawan sebelum melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut gawang.
Man of the Match: Yoane Wissa
Baca Juga: Jalan Strategis Sumbar Dikebut, Andre Rosiade Pantau Langsung Progres Lembah Anai
Yoane Wissa layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Selain membuka keunggulan, ia juga berperan besar dalam proses gol kedua lewat tekanan agresifnya. Meski Barnes dan Gordon juga tampil gemilang, kontribusi Wissa menjadi pembeda utama.
Statistik Pertandingan
Baca Juga: Tol Prosiwangi 163 Km Permudah Perjalanan ke Bali, Hemat Waktu dan Biaya BBM
Penguasaan bola: Newcastle United 54% – 46% PSV Eindhoven
Tembakan: Newcastle United 11 – 6 PSV Eindhoven
Tembakan tepat sasaran: Newcastle United 4 – 1 PSV Eindhoven
Tendangan sudut: Newcastle United 3 – 1 PSV Eindhoven
Pelanggaran: Newcastle United 4 – 11 PSV Eindhoven
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Kemenangan ini membawa Newcastle United naik ke peringkat ketujuh klasemen Liga Champions. Mereka akan berusaha mengamankan posisi delapan besar saat menghadapi Paris Saint-Germain pada laga terakhir fase liga pekan depan.
Sementara itu, PSV Eindhoven akan menjalani laga hidup-mati melawan Bayern Munchen, berusaha mempertahankan posisi di zona 24 besar, dengan keunggulan selisih gol tipis atas Copenhagen. (*)
Editor : Niklaas Andries