Meski menang dengan selisih minimal, Chelsea tampil dominan sepanjang pertandingan. Tim asal London itu menguasai jalannya laga sejak awal, namun gagal mengonversi dominasi babak pertama menjadi gol sehingga skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Dominasi Chelsea, Gol Enzo Dianulir
Chelsea sebenarnya sempat membuka keunggulan lebih awal. Pada menit ke-17, Enzo Fernandez sukses menanduk bola hasil umpan silang Pedro Neto. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah gelandang asal Argentina itu dinilai melakukan pelanggaran terhadap pemain bertahan Pafos FC.
Pafos nyaris mencuri gol kejutan di menit ke-31. Jaja melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang sempat membentur lengan Reece James, yang berada dalam posisi natural, sebelum membentur tiang gawang Filip Jorgensen. Itu menjadi satu-satunya ancaman serius tim tamu di babak pertama.
Pergantian Kiper dan Gol Penentu Caicedo
Jorgensen tidak melanjutkan pertandingan ke babak kedua akibat mengalami benturan dan digantikan oleh Robert Sanchez. Sementara itu, Reece James ditarik keluar dan posisinya diisi Estevao.
Pergantian pemain yang dilakukan Chelsea membuat tekanan semakin meningkat. Kiper Pafos, Jay Gorter, tampil heroik dengan serangkaian penyelamatan hingga akhirnya pertahanan tim tamu runtuh pada menit ke-78.
Berawal dari sepak pojok Pedro Neto, sundulan Wesley Fofana sempat mengenai pemain Pafos sebelum bola jatuh ke arah Moises Caicedo. Gelandang asal Ekuador itu dengan sigap menyundul bola di tiang jauh untuk memecah kebuntuan sekaligus memastikan kemenangan Chelsea.
Chelsea Masuk Delapan Besar, Tapi Kehilangan Kiper
Kemenangan ini mengangkat Chelsea ke posisi kedelapan klasemen Liga Champions menjelang laga terakhir fase liga. Namun, pelatih Liam Rosenior tetap menyimpan kekhawatiran setelah kehilangan Filip Jorgensen yang diharapkan hanya mengalami cedera ringan.
Chelsea kini menatap laga pamungkas yang berat, yakni bertandang ke markas Napoli di Italia. Sementara itu, Pafos FC harus menelan kekecewaan karena gagal mempertahankan hasil imbang hingga peluit akhir, meski kembali menunjukkan ketangguhan lini belakang.
Menariknya, Pafos kembali menghadapi banyak tembakan, 21 kali, namun hanya kebobolan satu gol, melanjutkan tren sebagai salah satu tim dengan jumlah kebobolan terendah di papan bawah meski paling sering ditekan lawan.
Highlight Chelsea vs Pafos FC
Menit 17: Gol Enzo Fernandez dianulir wasit
Menit 31: Tembakan Jaja membentur tiang gawang
Menit 78: ⚽ Gol Moises Caicedo (Chelsea)
Man of the Match: Moises Caicedo
Baca Juga: Rela Terbang dari Ternate, Wisatawan Akui Pesona Kawah Ijen Banyuwangi Bikin Ketagihan
Moises Caicedo layak dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Selain mencetak gol penentu, ia juga mencatatkan tiga peluang tercipta, tiga tekel sukses, dan delapan kali merebut bola, kontribusi krusial di saat Chelsea nyaris terpeleset.
Statistik Pertandingan Chelsea vs Pafos FC
Penguasaan bola: Chelsea 71% – 29% Pafos
Tembakan: Chelsea 21 – 4 Pafos
Tembakan tepat sasaran: Chelsea 7 – 2 Pafos
Sepak pojok: Chelsea 15 – 2 Pafos
Pelanggaran: Chelsea 6 – 10 Pafos
Jadwal Berikutnya
Chelsea akan bertandang ke Selhurst Park menghadapi Crystal Palace pada akhir pekan, sebelum melakoni laga penentuan Liga Champions kontra Napoli tengah pekan depan.
Sementara itu, Pafos FC dijadwalkan menjamu AEK Larnaca di liga domestik, lalu menghadapi Slavia Praha pada laga penting Liga Champions di Alphamega Stadium. (*)
Editor : Niklaas Andries