Kedua tim hanya terpaut satu poin dan satu posisi di klasemen, masing-masing berada di peringkat ke-30 dan ke-29, membuat laga ini krusial bagi kelangsungan ambisi mereka di kompetisi Eropa.
Dengan peluang lolos ke babak play-off berada di ujung tanduk, Feyenoord dan Sturm Graz sama-sama sadar bahwa hasil selain kemenangan berpotensi mengubur mimpi mereka di Liga Europa musim ini.
Feyenoord: Tertekan di Eropa, Tersendat di Dalam Negeri
Perjalanan Feyenoord di Liga Europa musim ini jauh dari kata ideal. Klub asal Rotterdam itu baru mengoleksi satu kemenangan dari enam pertandingan, termasuk kekalahan dramatis 3-4 dari FCSB pada laga terakhir.
Di kompetisi domestik, Feyenoord memang masih menempati peringkat kedua Eredivisie, namun jarak 16 poin dari PSV Eindhoven di puncak klasemen menegaskan sulitnya persaingan gelar musim ini.
Tim besutan Robin van Persie juga tengah dilanda krisis hasil. Pada laga terakhir, mereka tumbang 3-4 dari rival sekota Sparta Rotterdam, meski sempat bangkit lewat dua gol telat Shaqueel van Persie sebelum akhirnya kembali terpukul.
Secara keseluruhan, Feyenoord tidak pernah menang dalam enam laga terakhir di semua kompetisi dan belum merasakan kemenangan sepanjang 2026, dengan kemenangan terakhir terjadi sebelum jeda musim dingin saat menghajar PEC Zwolle 6-1.
Sturm Graz: Inkonsisten di Eropa, Masih Kompetitif di Austria
Sturm Graz pun belum tampil meyakinkan di kancah Eropa. Dari enam pertandingan Liga Europa, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang, sisanya berakhir dengan kekalahan.
Laga melawan Feyenoord akan menjadi pertandingan kompetitif pertama Sturm Graz setelah lebih dari sebulan jeda akibat libur musim dingin Bundesliga Austria. Menjelang jeda, performa mereka juga kurang stabil dengan empat kekalahan dari enam laga terakhir.
Meski demikian, Sturm Graz masih menjaga asa di kompetisi domestik. Mereka menempati posisi ketiga klasemen sementara dan hanya terpaut empat poin dari pemuncak klasemen Red Bull Salzburg, sehingga tetap berada dalam perburuan gelar.
Kabar Tim dan Kondisi Pemain
Feyenoord kembali dipusingkan dengan banyaknya pemain absen. Sejumlah nama seperti Gernot Trauner, Bart Nieuwkoop, Jakub Moder, Thomas Beelen, Shiloh ’t Zand, Malcolm Jeng, dan Gaoussou Diarra dipastikan belum pulih dari cedera. Sementara itu, Gijs Smal masih harus menjalani tes kebugaran terakhir akibat masalah pada pinggul.
Ayase Ueda tetap menjadi tumpuan utama di lini depan. Namun, Shaqueel van Persie kini mencuri perhatian setelah mencetak dua gol senior pertamanya pada laga derby akhir pekan lalu, membuka peluang untuk tampil sebagai starter.
Di kubu Sturm Graz, masalah cedera juga tak kalah serius. Alexandar Borkovic masih menjalani pemulihan dari cedera lutut parah yang berpotensi mengakhiri musimnya.
Dimitri Lavalee terancam menepi lama akibat cedera lutut lainnya, sementara Leon Grgic dipastikan absen usai mengalami robek ligamen krusiat pada Desember lalu.
Prediksi Susunan Pemain
Feyenoord (4-2-3-1): Wellenreuther; Lotomba, Watanabe, Ahmedhodzic, Bos; Hwang, Timber; Borges, Steijn, Sauer; Ueda
Sturm Graz (4-4-2): Christensen; Mitchell, Aiwu, Geyrhofer, Karic; Gorenc-Stankovic, Chukwuani, Rozga, Kiteishvili; Malone, Jatta
Prediksi Skor: Feyenoord 2-1 Sturm Graz
Dengan performa kedua tim yang sama-sama belum stabil, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tekanan. Namun, keunggulan bermain di kandang serta daya gedor Feyenoord dinilai bisa menjadi pembeda.
Atmosfer De Kuip yang terkenal intimidatif diyakini mampu memberi dorongan ekstra bagi pasukan Robin van Persie untuk meraih kemenangan tipis dan menjaga asa mereka tetap hidup di Liga Europa. (*)
Editor : Niklaas Andries