Stuttgart berpeluang meraih empat kemenangan dari lima laga kompetitif terakhir, sementara Frankfurt datang dengan misi menghentikan tren tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan Bundesliga beruntun.
Stuttgart Tajam dan Percaya Diri di Kandang
Musim ini Stuttgart tampil konsisten di bawah arahan Sebastian Hoeness. Setelah menjuarai DFB-Pokal 2024-2025 dan memastikan tempat di fase liga Liga Europa, Die Roten kini berada dalam jarak sangat dekat menuju kompetisi elite Eropa lewat jalur liga.
Akhir pekan lalu, Stuttgart tampil impresif dengan membantai Bayer Leverkusen 4-1 di laga tandang. Kemenangan meyakinkan tersebut membuat VfB telah mencetak 15 gol dalam lima pertandingan terakhir, termasuk laga uji coba.
Hasil itu juga mengangkat Stuttgart ke posisi kelima klasemen dengan 29 poin, sejajar dengan Leverkusen di peringkat keempat dan RB Leipzig di posisi ketiga. Kemenangan tengah pekan ini berpotensi membawa Stuttgart melesat ke papan atas.
Kepercayaan diri tuan rumah semakin kuat berkat performa kandang yang solid. Dari 11 laga terakhir di MHPArena, Stuttgart mencatat sembilan kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali kalah.
Frankfurt Inkonsisten, Rapuh Saat Tandang
Di sisi lain, Eintracht Frankfurt asuhan Dino Toppmoller masih kesulitan menemukan stabilitas. Meski finis ketiga musim lalu dan mengamankan tiket Liga Champions, Die Adler kini tercecer di luar zona Eropa pada awal 2026.
Frankfurt baru saja bermain imbang 3-3 melawan Borussia Dortmund dalam laga dramatis. Mereka sempat unggul di masa injury time babak kedua, namun harus rela kebobolan gol penyeimbang di menit ke-96.
Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Frankfurt, yang hanya meraih satu kemenangan dari lima laga Bundesliga terakhir, membuat mereka turun ke peringkat ketujuh. Meski demikian, jarak dengan papan atas masih tipis—hanya terpaut tiga poin dari Stuttgart.
Kendati begitu, performa tandang menjadi kekhawatiran utama. Frankfurt hanya meraih satu kemenangan dari delapan laga tandang terakhir di semua kompetisi, dengan empat kali imbang dan tiga kekalahan.
Kabar Tim dan Kondisi Pemain
Stuttgart menghadapi krisis di lini belakang. Dan-Axel Zagadou dan Luca Jaquez absen akibat cedera, sementara Ameen Al Dakhil masih diragukan karena sakit. Jika ketiganya absen, duet Finn Jeltsch (19 tahun) dan Julian Chabot akan mengawal jantung pertahanan.
Di lini serang, Bilal El Khannous absen karena Piala Afrika, sementara Lazar Jovanovic dan Tiago Tomas cedera. Deniz Undav diperkirakan tetap menjadi tumpuan gol, didukung Chris Fuhrich, Nikolas Nartey, dan Jamie Leweling.
Frankfurt juga kehilangan beberapa pemain depan. Michy Batshuayi masih memulihkan cedera pergelangan kaki, sementara Jonathan Burkardt bermasalah pada betis. Ansgar Knauff diprediksi mengisi lini depan.
Di sektor sayap, Elias Baum belum pulih, namun Rasmus Kristensen dan Nathaniel Brown siap mengisi peran wing-back.
Perkiraan Susunan Pemain
Stuttgart (4-2-3-1): Nubel; Vagnoman, Jeltsch, Chabot, Mittelstädt; Karazor, Stiller; Führich, Nartey, Leweling; Undav
Eintracht Frankfurt (3-4-2-1): Kaua; Collins, Koch, Theate; Kristensen, Hojlund, Larsson, Brown; Uzun, Doan; Knauff
Prediksi Skor: Stuttgart 3-1 Eintracht Frankfurt
Stuttgart sedang berada dalam performa menyerang yang luar biasa dan tampil sangat kuat di kandang. Sebaliknya, Frankfurt masih rapuh saat bermain tandang.
Kombinasi tersebut membuat tuan rumah lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin penting dalam perburuan tiket Liga Champions. (*)
Editor : Niklaas Andries