The Reds datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih empat kemenangan beruntun, terbaru menang 2-1 atas Wolverhampton Wanderers.
Sementara itu, Leeds United juga tengah dalam tren positif dengan lima laga tak terkalahkan, meski hanya bermain imbang 1-1 melawan Sunderland pada pertandingan terakhir.
Di atas kertas, duel antara juara bertahan melawan tim yang diprediksi akan terpuruk di klasemen tampak timpang. Namun, seperti yang baru-baru ini dialami Arsenal, tim papan bawah tetap bisa menjadi lawan menyulitkan, terutama saat bermain di kandang.
Liverpool besutan Arne Slot menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Dua gol cepat dari Ryan Gravenberch dan Florian Wirtz, yang akhirnya mencetak gol perdana di Premier League lewat percobaan ke-21, mengantar kemenangan atas Wolves.
Penampilan Wirtz, pemain termahal klub senilai £116 juta, menjadi simbol kembalinya ketajaman permainan The Reds.
Liverpool kini merangkai empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk tiga laga liga secara berturut-turut, yang mengangkat mereka ke posisi empat besar klasemen.
Meski posisi itu masih bisa berubah, atmosfer positif mulai kembali terasa di Merseyside, meski tanpa kehadiran Salah yang tengah membela negaranya.
Catatan sejarah juga berpihak pada Liverpool. Mereka tidak pernah kalah di Premier League pada 1 Januari dalam 21 tahun terakhir, sejak tumbang dari Chelsea pada 2005. Dari enam laga Tahun Baru sejak itu, Liverpool mencatatkan lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Leeds Datang dengan Percaya Diri, Meski Rapuh di Tandang
Bagi Leeds United, kemenangan terakhir mereka di Premier League pada 1 Januari terjadi pada 2003, dan sejak itu catatan mereka di tanggal tersebut kurang mengesankan. The Whites juga hanya menang sekali dalam 16 laga tandang terakhir melawan juara bertahan, ketika mengejutkan Arsenal di Highbury pada 2003.
Meski demikian, pasukan Daniel Farke membawa modal positif berupa lima laga tak terkalahkan. Namun, dua kemenangan dalam periode tersebut diraih di kandang, sementara performa tandang masih menjadi pekerjaan rumah, dengan enam laga tandang tanpa kemenangan dan belum mencatatkan clean sheet musim ini.
Hasil imbang 3-3 pada Desember lalu memberi kepercayaan diri tambahan bagi Leeds. Setelah menang 2-1 di Anfield pada 2022, mereka kini berpeluang mencatatkan dua kemenangan liga beruntun di Anfield untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Kabar Tim
Liverpool akan kembali diperkuat Dominik Szoboszlai usai menjalani sanksi larangan bermain, yang kemungkinan besar menggantikan Federico Chiesa. Namun, Joe Gomez dan Wataru Endo masih absen karena cedera, menyusul Alexander Isak, Giovanni Leoni, serta Mohamed Salah yang tampil di Piala Afrika.
Di kubu Leeds, cedera engkel yang dialami Joe Rodon menjadi pukulan telak. Bek andalan tersebut hampir pasti absen, menyusul Sean Longstaff dan Daniel James yang juga masuk ruang perawatan. Absennya Rodon bisa memaksa Farke mengubah formasi, dengan Ao Tanaka berpeluang tampil sejak awal.
Kabar baik bagi Leeds datang dari Dominic Calvert-Lewin, yang sedang on fire. Ia menjadi pemain Leeds pertama yang mencetak gol dalam enam laga Premier League beruntun, melampaui rekor panjang gol yang pernah dicapai Harry Kane di kompetisi ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Liverpool (4-2-3-1): Alisson; Frimpong, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Jones; Szoboszlai, Mac Allister, Wirtz; Ekitike
Leeds United (4-3-3): Perri; Bogle, Struijk, Bijol, Gudmundsson; Stach, Ampadu, Tanaka; Aaronson, Calvert-Lewin, Okafor
Prediksi Skor: Liverpool 3-1 Leeds United
Kedua tim diprediksi kembali mencetak gol, mengingat Leeds selalu kebobolan dan mencetak gol dalam delapan laga terakhir. Namun, absennya Rodon serta potensi perubahan taktik Leeds bisa menjadi celah fatal. Liverpool diyakini mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mengamankan kemenangan di Hari Tahun Baru. (*)
Editor : Niklaas Andries