Kapten tim nasional Portugal tersebut baru saja mencatatkan gol ke-956 dalam kariernya saat membantu Al Nassr menang telak 3-0 atas Al Okhdood, Sabtu lalu.
Ronaldo juga masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional, dengan 141 gol dari 223 penampilan bersama Portugal.
Meski telah berusia 40 tahun, Ronaldo belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Ia masih terikat kontrak dua tahun bersama Al Nassr, diproyeksikan memimpin Portugal di Piala Dunia 2026, dan menegaskan bahwa ambisinya belum selesai.
Ronaldo: Saya Masih Sangat Termotivasi
Baca Juga: Harga Emas Lakuemas Hari Ini Turun Rp36 Ribu, Beli Rp2,403 Juta dan Jual Rp2,344 Juta per Gram
Berbicara setelah dinobatkan sebagai Best Middle East Player dalam ajang Globe Soccer Awards 2025 di Dubai, Ronaldo menegaskan hasratnya untuk terus bermain.
“Memang tidak mudah untuk terus bermain, tetapi saya masih sangat termotivasi. Gairah saya masih tinggi dan saya ingin terus melanjutkan,” ujar Ronaldo.
“Tidak penting saya bermain di mana, baik di Timur Tengah maupun Eropa. Saya selalu menikmati sepak bola dan ingin terus bermain. Anda semua tahu target saya. Saya ingin meraih trofi dan mencapai angka yang sudah kalian ketahui,” lanjutnya.
Ronaldo juga menegaskan keyakinannya bisa mencapai target legendaris tersebut.
“Saya yakin akan mencapainya, selama tidak mengalami cedera,” tegasnya.
Konsistensi Tajam di Usia 40 Tahun
Gol ke gawang Al Okhdood membuat Ronaldo mencatatkan 40 gol dalam satu tahun kalender untuk tiga tahun berturut-turut, sekaligus menjadi yang ke-14 kalinya sepanjang karier ia menembus angka tersebut dalam satu tahun.
Musim ini, Ronaldo telah mengoleksi 12 gol dari 10 laga Saudi Pro League, menyamai rekor pribadinya saat masih membela Juventus. Performa impresif itu membuatnya tetap menjadi tumpuan utama Al Nassr.
Selanjutnya, Ronaldo dijadwalkan kembali turun ke lapangan saat Al Nassr bertandang ke markas Al Ettifaq pada Selasa mendatang, dengan misi melanjutkan laju gol menuju tonggak bersejarah 1.000 gol karier. (*)
Editor : Niklaas Andries