Saat ini, The Dragons berada di peringkat kedelapan dari 36 tim dengan koleksi 10 poin dari lima laga, sedangkan wakil Swedia tersebut terpuruk di posisi ketiga dari bawah dengan hanya satu poin.
Porto: Kembali Mengancam di Benua Biru
Porto tampil dominan dua pekan lalu saat membungkam Nice yang menghuni dasar klasemen. Kemenangan 3-0 tersebut menghidupkan kembali harapan mereka untuk finis di delapan besar.
Setelah memenangkan dua laga awal, Porto sempat goyah dengan kekalahan dari Nottingham Forest dan hasil imbang melawan Utrecht. Namun mereka bangkit lewat dua gol Gabri Veiga dan satu eksekusi penalti Samu Omorodion.
Rangkaian laga kandang beruntun memberi keuntungan besar bagi Porto. Mereka telah memenangkan delapan dari 12 pertandingan terakhir Liga Europa yang dimainkan di Dragao. Musim ini pun mereka hampir sempurna di kandang dengan tujuh kemenangan dari sembilan laga di semua kompetisi.
Meski sempat dikalahkan Vitoria Guimaraes di Taca da Liga, Porto bangkit akhir pekan lalu dengan kemenangan 2-0 atas Tondela yang membuat mereka menjaga jarak lima poin di puncak Primeira Liga.
Malmo: Situasi Kritis dan Harapan Menipis
Malmo datang ke Portugal dengan kondisi fisik lebih segar, karena laga terakhir mereka berlangsung dua pekan lalu saat kalah 0-3 dari Nottingham Forest. Kekalahan itu menandai dua kekalahan beruntun di Liga Europa setelah sebelumnya tumbang 1-2 dari Panathinaikos.
Perjalanan Malmo di fase liga sangat berat. Mereka kalah pada dua laga pembuka dari Ludogorets dan Viktoria Plzen, dan hanya meraih satu poin dari hasil imbang tanpa gol melawan Dinamo Zagreb.
Dengan ketertinggalan lima poin dari zona playoff, kemenangan menjadi harga mati. Jika gagal menang, Malmo hampir dipastikan tersingkir. Namun tugas itu terasa berat mengingat mereka hanya meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir di semua kompetisi.
Satu-satunya kemenangan itu terjadi saat melawan GAIS pada laga terakhir Allsvenskan, di mana Malmo menutup musim di posisi keenam. Praktis, peluang mereka tampil di Eropa pada 2026-2027 hanya melalui jalan hampir mustahil, juara Liga Europa musim ini.
Klub bahkan sudah mempersiapkan musim depan dengan menunjuk Miguel Angel Ramirez sebagai pelatih baru menggantikan Anes Mravac begitu petualangan Eropa mereka berakhir.
Performa Terbaru
Porto – Liga Europa: Menang-Menang-Kalah-Seri-Menang
Porto – Semua Kompetisi: Menang-Kalah-Menang-Menang-Menang-Menang
Malmo – Liga Europa: Kalah-Kalah-Seri-Kalah-Kalah
Malmo – Semua Kompetisi: Seri-Kalah-Seri-Kalah-Menang-Kalah
Kabar Tim
Porto
1. Pelatih Francesco Farioli mendapat kabar buruk: Luuk de Jong dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera lutut.
2. Nehuen Perez masih menepi namun tidak masuk skuad Liga Europa.
3. Penyerang muda William Gomes, yang mencetak dua gol dalam tiga laga terakhir, berpeluang tampil sejak awal.
4. Tidak ada suspensi tambahan.
Malmo
1. Bek kiri Arnor Sigurdsson masih absen karena cedera lutut.
2. Gelandang Otto Rosengren diragukan tampil setelah absen di laga terakhir melawan GAIS.
3. Tidak ada tambahan cedera mayor lainnya.
Perkiraan Susunan Pemain
Porto (4-3-3): D. Costa; Fernandes, Bednarek, Kiwior, Zaidu; Eustaquio, Rosario, Mora; Gomes, Samu, Sainz
Malmo (4-3-3): Ellborg; Stryger, Jansson, Djuric, Busanello; Karlsson, Busuladzic, Skogmar; Ekong, Haksabanovic, Gudjohnsen
Prediksi Skor: Porto 3–0 Malmo
Porto memiliki pertahanan yang sangat solid di Dragao dengan tujuh clean sheet dari 10 laga kandang musim ini. Sebaliknya, Malmo baru mencetak dua gol dari lima pertandingan fase liga dan telah kebobolan 10 kali.
Dengan ketimpangan kualitas dan performa tersebut, Porto diprediksi meraih kemenangan nyaman dan menjaga posisi mereka di delapan besar Liga Europa. (*)
Editor : Niklaas Andries