Kemenangan ini mengantarkan Milan kembali ke posisi pertama klasemen Serie A, sejajar poin dengan Napoli namun unggul selisih satu gol.
Pulisic Mengubah Segalanya Setelah Masuk Lapangan
Tak lama setelah masuk sebagai pemain pengganti, Pulisic langsung mencetak gol pertamanya dengan penyelesaian tenang dari jarak dekat untuk menyamakan kedudukan.
Hanya 10 menit kemudian, winger asal Amerika Serikat itu kembali membobol gawang Torino dengan tendangan voli first-time yang memanfaatkan umpan silang Samuele Ricci. Gol tersebut menjadi penutup serangan balik cepat Milan yang dieksekusi sempurna.
Torino Unggul Cepat, Milan Balikkan Keadaan
Torino sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Gol Nikola Vlasic dan penalti Duván Zapata dalam 20 menit pertama membuat tuan rumah unggul 2-0.
Namun, Milan memperkecil ketertinggalan sebelum jeda melalui tembakan jarak jauh Adrien Rabiot yang menghujam keras ke gawang, mengubah skor menjadi 2-1.
Pulisic, yang sebelumnya absen pada laga 29 November saat Milan menang 1-0 atas Lazio karena masalah otot, kembali tampil di tengah pekan dalam kekalahan 0-1 di Coppa Italia ketika Lazio membalas kekalahan mereka di liga.
Dengan dua golnya di laga ini, Pulisic kini mengoleksi tujuh gol di Serie A musim ini, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sementara bersama bintang Inter Milan, Lautaro Martínez.
Konsistensi Milan Terjaga, Torino Kian Terpuruk
Kemenangan dramatis ini membuat Milan terhindar dari kekalahan kedua mereka musim ini dan memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 13 pertandingan liga.
Sementara itu, hasil ini membuat Torino tetap tertahan di peringkat ke-16. Mereka menjadi salah satu dari empat tim dengan 14 poin, sekaligus mempertahankan status sebagai klub dengan lini pertahanan terburuk di Serie A. (*)
Editor : Niklaas Andries