Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Liverpool Terancam Hancur di Elland Road? 5 Isu Panas yang Bisa Menentukan Nasib Arne Slot!

Niklaas Andries • Jumat, 5 Desember 2025 | 21:00 WIB

ON FIRE: Liverpool wajib waspadai Leeds United yang tengah naik daun
ON FIRE: Liverpool wajib waspadai Leeds United yang tengah naik daun
RADARBANYUWANGI.ID - Hasil imbang 1-1 belum cukup meredakan tekanan terhadap manajer Arne Slot, dan dengan pekan penting yang kembali menanti, Liverpool wajib membawa pulang tiga poin pada laga Sabtu mendatang.

Namun, di hadapan mereka berdiri Leeds United, yang mulai menemukan formula permainan yang dapat menjaga mereka dari ancaman degradasi.

Berikut lima aspek krusial yang patut diperhatikan jelang laga di Elland Road:

1. Apakah Skema 3-5-2 Leeds Akan Menghancurkan Kepercayaan Diri Liverpool yang Rapuh?

Baca Juga: Stok Telur Banyuwangi Aman Jelang Nataru, Produksi Capai 372 Ton

Kemenangan di markas West Ham dan hasil imbang melawan Sunderland memang menghentikan tren negatif Liverpool, tetapi performa mereka masih jauh dari standar musim lalu. Situasi itu akan makin sulit karena Elland Road bukanlah tempat yang ramah bagi tim yang ingin “pemanasan” tempo.

Di bawah tekanan, Daniel Farke melakukan perubahan besar pada laga melawan Manchester City, beralih dari 4-1-4-1 ke 3-5-2, dan transformasi itu benar-benar menghidupkan Leeds.

Duet Dominic Calvert-Lewin dan Lukas Nmecha menjadi kombinasi striker pekerja keras yang sangat cocok menghadapi bek Liverpool yang musim ini sering kesulitan menghadapi bola-bola udara.

Sementara itu, trio gelandang Ao Tanaka, Ethan Ampadu, Anton Stach memberi keseimbangan tenaga dan ketenangan sesuai tuntutan formasi.

Dampaknya langsung terasa:

1. vs Man City (babak pertama, 4-1-4-1): 2 tembakan, 0,1 xG

2. vs Man City (babak kedua, 3-5-2): 7 tembakan, 1,44 xG, 2 gol

3. vs Chelsea: 17 tembakan, 2,79 xG, 3 gol

Leeds bermain lebih agresif, memenangkan duel bola kedua, dan membuat tim besar frustrasi. Farke mungkin bicara “unpredictability”, tetapi formula baru ini tampaknya sangat efektif dan jelas merupakan tipe permainan yang paling sulit dihadapi Liverpool musim ini.

2. Bola Mati: Senjata Utama Leeds, Mimpi Buruk Liverpool

Ini sederhana tetapi sangat menentukan Leeds, 7 gol dari bola mati sedangkan Liverpool, 10 kebobolan dari bola mati plus 4 penalti

Liverpool juga sering gagal mengamankan bola kedua maupun ketiga setelah situasi set-piece. Mereka belum hanya lemah dalam menghalau bola udara, tetapi juga buruk dalam menyapu bola liar yang muncul setelahnya.

Sementara itu, Liverpool justru minim ancaman dari set-piece mereka sendiri, baru mencetak dua gol dari situasi bola mati musim ini.

Dengan kekuatan fisik Leeds, sektor ini bisa menjadi penentu hasil laga.

3. Pertanyaan Abadi: Apa yang Terjadi dengan Mohamed Salah?

Penurunan performa Mohamed Salah kini menjadi sorotan terbesar musim lalu hingga pekan 14, 13 gol, 8 assist dan musim ini, 4 gol, 2 assist

Salah bahkan tak dimainkan saat menang atas West Ham dan tampil tanpa dampak berarti melawan Sunderland.

Ketajamannya juga bermasalah yakni paling banyak melewatkan peluang besar di skuad 6 kali dan underperformed xGOT, 4 gol dari 4,2 xGOT

Virgil van Dijk menegaskan tak ada pemain yang punya “jatah spesial”, dan Slot tampaknya siap kembali mencadangkannya jika diperlukan demi stabilitas tim.

4. Untuk Liverpool, Florian Wirtz adalah Kunci

Gol Liverpool melawan Sunderland lahir dari momen individu Florian Wirtz, yang mulai menunjukkan adaptasi terhadap Premier League.

Meski tembakannya melenceng jauh, proses terciptanya peluang itu menunjukkan bahwa Wirtz semakin percaya diri, ia mulai menemukan ruang operasi favoritnya dan berani mendikte permainan seperti musim lalu, saat ia mencatat 31 kontribusi gol.

Menghadapi Leeds yang akan “memadatkan” area tengah dengan 3-5-2, peran Wirtz krusial. Ia perlu bergerak di celah antar lini, menciptakan progresi bola, serta membawa risiko umpan yang dapat membuka ruang tembak. Ia bisa menjadi pemecah kebuntuan Liverpool.

5. Untuk Leeds, Dominic Calvert-Lewin adalah Ancaman Utama

Baca Juga: Baru 20 Asuransi yang Sudah Dicairkan: Kasus Tenggelamnya KMP Tunu, Yang Lain Tunggu SK Gubernur Jatim

Tak ada lawan yang cocok untuk Dominic Calvert-Lewin seperti Liverpool musim ini. Dengan Van Dijk yang tampil inkonsisten dan Konate yang minim kontribusi, Calvert-Lewin akan sangat menikmati duel fisik di lini belakang Liverpool.

Dengan dua gol dalam dua laga kontra tim sekelas Man City dan Chelsea, kepercayaan dirinya tengah menanjak. Dan dipasangkan dengan Nmecha yang nonstop berlari, menekan, mengejar bola liar, dan berlari ke ruang kosong, Leeds punya duo striker klasik yang sangat merepotkan.

Ini skenario yang mungkin menjadi “mimpi buruk taktis” bagi Arne Slot. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#leeds united #Liverpool #arne slot #Elland Road