Manchester City: Tanda Bahaya di Lini Pertahanan
Setelah hampir membuang kemenangan melawan Leeds pekan lalu sebelum menang 3-2 di waktu tambahan, City kembali terlibat dalam laga kacau saat mengalahkan Fulham 5-4 di Craven Cottage tengah pekan lalu.
City sempat unggul 5-1, namun rapuhnya barisan pertahanan membuat Fulham bangkit mencetak tiga gol beruntun. Keberanian The Cottagers nyaris berbuah hasil sebelum Josko Gvardiol melakukan penyelamatan heroik di garis gawang pada menit ke-97.
Laga ini juga menjadi sejarah bagi Erling Haaland yang mencetak gol ke-100-nya di Premier League dalam waktu tercepat. Usai pertandingan, Pep Guardiola mengaku tidak memiliki jawaban atas keruntuhan timnya di babak kedua dan menegaskan bahwa satu kekalahan saja bisa membuat peluang menyalip Arsenal di puncak klasemen menjadi “sangat sulit”.
Arsenal berpotensi unggul delapan poin jika menang atas Aston Villa pada laga pembuka Sabtu malam, sementara City bersiap menghadapi Sunderland, tim yang telah mereka kalahkan tujuh kali beruntun dengan agregat 20-6.
The Citizens juga dominan saat menghadapi tim promosi, memenangkan 24 dari 26 laga terakhir (2 imbang). Mereka kini mengincar kemenangan kandang ketujuh beruntun di liga, dengan produktivitas 19 gol kandang, tertinggi di Premier League musim ini.
Sunderland: Mental Baja dan Ambisi Menembus Empat Besar
Dua pekan lalu, Sunderland kalah tipis 0-1 di kandang Fulham, namun respons mereka luar biasa. The Black Cats mengumpulkan empat poin dalam dua laga terakhir, termasuk kemenangan dramatis 3-2 atas Bournemouth dan hasil imbang 1-1 yang hampir berakhir sebagai kemenangan bersejarah di Anfield.
Gol Chemsdine Talbi sempat membawa Sunderland unggul atas Liverpool, sebelum gol bunuh diri Nordi Mukiele pada menit ke-81 memaksa mereka puas dengan satu poin.
Pelatih Regis Le Bris memuji karakter timnya dan dukungan suporter yang membuat mereka “percaya bisa menang di mana saja”.
Sang pelatih akan berulang tahun ke-50 pada hari pertandingan dan berharap timnya kembali tampil impresif untuk menjaga posisi enam besar, bahkan berpeluang kembali masuk empat besar.
Sunderland belum mengalahkan City sejak kemenangan 1-0 pada November 2013 di era Martin O’Neill. Jika kalah akhir pekan ini, mereka akan menjadi klub kesembilan yang menelan 300 kekalahan di Premier League, dan tercepat meraih angka tersebut dimana rekor saat ini Fulham, 682 pertandingan.
Performa Terbaru
Manchester City (Premier League): Kalah-Menang-Menang-Kalah-Menang-Menang
Manchester City (Semua Kompetisi): Menang-Menang-Kalah-Kalah-Menang-Menang
Sunderland (Premier League): Menang-Seri-Seri-Kalah-Menang-Seri
Berita Tim
Manchester City
City masih tanpa dua gelandang utama:
Rodri: butuh waktu pemulihan dari cedera hamstring sejak Oktober.
Mateo Kovacic: absen panjang akibat cedera pergelangan kaki dan tumit.
Nico Gonzalez kemungkinan tetap menjadi pilihan utama di posisi gelandang bertahan. Namun Guardiola mungkin melakukan rotasi menjelang laga Liga Champions melawan Real Madrid, dengan Abdukodir Khusanov, Rico Lewis, Rayan Aït-Nouri, John Stones, dan Nathan Ake berpeluang tampil sejak awal.
Di sisi sayap kanan, Bernardo Silva bisa digantikan Savinho atau Rayan Cherki, sementara Phil Foden yang sedang on fire, empat gol dalam dua laga Premier League, diprediksi tetap bermain sebagai gelandang serang mendukung Haaland.
Sunderland
Absen: Habib Diarra (cedera pangkal paha jangka panjang), Dennis Cirkin (pergelangan tangan), Leo Hjelde (Achilles), Aji Alese (bahu).
Sistem lima bek yang digunakan saat menahan Liverpool kemungkinan kembali diterapkan. Hume dan Reinildo akan menjadi wing-back, dengan Mukiele, Ballard, dan Alderete sebagai trio bek tengah.
Granit Xhaka akan berduet dengan Noah Sadiki di lini tengah. Brian Brobbey yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya di Anfield bersaing dengan Wilson Isidor dan Eliezer Mayenda untuk posisi penyerang.
Perkiraan Susunan Pemain
Manchester City (4-2-3-1): Donnarumma; Khusanov, Stones, Gvardiol, O’Reilly; Gonzalez, Reijnders; Cherki, Foden, Doku; Haaland
Sunderland (5-3-2 / 3-4-3): Roefs; Hume, Mukiele, Ballard, Alderete, Reinildo; Xhaka, Sadiki; Talbi, Isidor, Le Fee
Prediksi Skor: Manchester City 2-1 Sunderland
Di awal musim, laga ini mungkin dipandang sebagai tugas mudah bagi Manchester City. Namun Sunderland telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim besar.
The Black Cats berpeluang memanfaatkan rapuhnya pertahanan City, meski produktivitas tandang mereka masih rendah. Namun sulit mengabaikan kekuatan City di Etihad, sehingga kemenangan tipis bagi tuan rumah menjadi prediksi paling realistis. (*)
Editor : Niklaas Andries