RADARBANYUWANGI.ID - Kontingen Selam Banyuwangi tampil maksimal di ajang Kejurnas Finswimming Piala Gubernur Jatim 2025 yang digelar di kolam renang Gajayana, Malang sejak Jumat (28/11) hingga Senin (1/12).
Dalam kejuaraan tersebut, cabang olahraga (cabor) selam Banyuwangi berhasil mengumpulkan 26 medali dengan rincian 9 emas, 6 perak, dan 11 perunggu.
Hasil itu menempatkan Banyuwangi di peringkat keenam Kejurnas. Sementara gelar juara umum diraih Kota Surabaya dengan raihan 22 emas, 25 perak, dan 24 perunggu.
Tahun ini Banyuwangi menurunkan 32 atlet di berbagai nomor lomba. Selama event berlangsung, muncul sejumlah nama baru yang dinilai memiliki prospek untuk terus meningkatkan limit waktunya.
Salah satunya adalah Juanita Reina Rachman. Peraih emas di nomor KU D Putri Apnea 50 meter itu juga dinobatkan sebagai atlet terbaik kedua Kejurnas tahun ini. Posisinya tepat di bawah atlet asal Kota Tangerang, Karuna Stinara.
"Juanita menunjukkan peningkatan signifikan. Pengalamannya di Porprov Jatim 2025 membuatnya lebih siap dan cepat di kejuaraan kali ini,’’ ujar Ketua POSSI Banyuwangi, Yusuf Widodo.
Selain Juanita, Yusuf juga menyoroti talenta muda lain yang penampilannya mencuri perhatian.
Bellatrix Alya Mazaya, atlet berusia 12 tahun, sukses mengemas tiga medali perunggu pada nomor 400 meter, 200 meter, dan 50 meter surface.
Nama-nama lain seperti Median Adyatma Putra, Kenzie Arsyad, dan Raisha Ajeng juga tampil dominan di kelas 100 meter surface putra dan putri KU F.
”Beberapa atlet junior kemampuan dan mental tandingnya semakin matang. Limit waktu mereka lebih baik dari edisi sebelumnya,” imbuhnya.
Kejurnas Finswimming ke-13 ini, menurut Yusuf, menjadi ajang penting untuk melihat peta kekuatan atlet-atlet muda sekaligus tolok ukur jelang pembinaan jangka panjang.
”Hasil tahun ini bisa menjadi acuan untuk memproyeksikan kekuatan Banyuwangi pada Porprov Jatim 2027. Kami optimistis dengan pembinaan yang lebih terstruktur, capaian Banyuwangi di masa mendatang bisa lebih baik," pungkasnya. (fre)
Editor : Ali Sodiqin