Bertanding di TQL Stadium, Messi tampil sebagai pembeda. Ia bukan hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga menjadi arsitek dalam tiga gol lainnya, memastikan Miami melaju ke final Wilayah Timur untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Messi Buka Keran Gol & Jadi Motor Serangan
Miami memimpin pada babak pertama melalui sundulan Messi yang menerima umpan silang Mateo Silvetti dengan presisi sempurna.
Memasuki paruh kedua, giliran Messi membalas jasa. Ia memberikan assist kepada Silvetti yang melepaskan tembakan melengkung ke pojok jauh untuk menggandakan keunggulan.
Tidak berhenti di situ, sang kapten Inter Miami mengirimkan umpan terobosan ideal kepada Tadeo Allende untuk gol ketiga. Beberapa menit kemudian, Messi kembali menunjukkkan kualitas kelas dunia melalui umpan trivela cantik yang memudahkan Allende mencetak gol keempat.
Inter Miami unggul 4-0, dan Messi tampil di level yang bahkan tak mampu ditandingi oleh para pemain muda MLS.
Messi Cetak Rekor Playoff MLS
Kemenangan ini sekaligus menorehkan sejarah baru bagi Messi. Ia kini memegang rekor kontribusi gol terbanyak dalam sejarah playoff MLS, dengan total 12 kontribusi gol hanya dalam empat pertandingan terakhir.
Statistik itu terdiri dari kombinasi gol dan assist yang membuat Messi berada di level yang belum pernah dicapai pemain lain dalam kompetisi tersebut.
Jika Inter Miami mencapai final MLS Cup, Messi berpotensi menambah rekor tersebut karena masih memiliki dua laga tersisa.
Di usia 38 tahun, performanya tetap fenomenal, ia telah mencetak 11 gol dalam enam pertandingan terakhir untuk Inter Miami.
Lawan Inter Miami di Final Wilayah Timur
Setelah menyingkirkan Cincinnati, skuad asuhan Javier Mascherano kini bersiap menghadapi New York City FC pada final Wilayah Timur. NYCFC memastikan tiket final setelah menang tipis atas Philadelphia Union di semifinal.
Pertandingan final Wilayah Timur akan digelar pada Sabtu waktu setempat di Chase Stadium, markas Inter Miami. Kedua tim akan berebut tempat di final MLS Cup yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Desember. (*)
Editor : Niklaas Andries