Ajax akan menjamu Benfica di Johan Cruyff Arena, Rabu (26/11) dini haridalam duel yang mempertemukan dua juru kunci yang sedang berjuang keluar dari keterpurukan.
Ajax, yang kini ditangani pelatih interim Fred Grim, dihantam Galatasaray 0-3 pada matchday ketiga. Sementara itu, Benfica asuhan Jose Mourinho menyerah 0-1 dari Bayer Leverkusen.
Kondisi Terkini Ajax
Babak kedua yang kacau membuat Ajax kembali menjalani malam kelam di Liga Champions ketika Victor Osimhen mencetak hattrick dalam rentang 19 menit di Amsterdam.
Setelah dipermalukan Marseille 0-4, Chelsea 1-5, dan Inter Milan 0-2, Ajax kini menjalani start terburuk dalam sejarah mereka di kompetisi elite Eropa.
Ajax telah kebobolan 14 gol, menjadi pertahanan terburuk dari 36 peserta. Mereka juga baru mencetak satu gol, terendah di kompetisi. Tak heran jika Ajax terbenam di dasar klasemen fase liga.
De Joden kini mencatat tujuh kekalahan beruntun di kompetisi Eropa, rekor terburuk dalam sejarah klub. Selain itu, delapan dari sembilan laga terakhir mereka di fase grup Liga Champions juga berujung kekalahan dan 1 kemenangan.
Ajax semakin tidak stabil di level domestik. Kekalahan 1-2 dari SBV Excelsior akhir pekan lalu membuat mereka kalah tiga kali dalam empat laga kandang terakhir di semua kompetisi. Dari sembilan pertandingan kompetitif, mereka hanya menang sekali.
Situasi Benfica
Perjalanan Benfica tidak seburuk Ajax, meski tetap jauh dari kata ideal. Mereka mengakhiri dua laga tanpa kemenangan dengan menaklukkan Atletico Clube de Portugal 2-0 pada ajang Taca de Portugal, walau Mourinho sampai melakukan empat pergantian di jeda babak pertama.
Secara domestik, Benfica masih stabil. Mereka telah menembus 16 besar Taca de Portugal dan semifinal Piala Liga serta memenangi Supertaca di awal musim. Namun hasil imbang 2-2 melawan Casa Pia membuat mereka tertinggal enam poin dari puncak klasemen Primeira Liga.
Yang lebih mengkhawatirkan, Benfica berada di urutan kedua terbawah fase liga Liga Champions, posisi terburuk mereka musim ini.
Mourinho belum pernah membawa Benfica mencetak gol di Liga Champions musim ini, dengan catatan tiga kekalahan, 0-1 dari Chelsea, 0-3 di Newcastle, dan 0-1 melawan Leverkusen. The Eagles kini sudah kalah dalam enam pertandingan UCL terakhir.
Namun, Benfica bisa mengambil motivasi dari kemenangan 1-0 atas Ajax saat terakhir kali bertandang ke Amsterdam. Dari sembilan pertemuan sebelumnya, Benfica menang dua kali.
Performa Terkini
Ajax – Liga Champions: Kalah-Kalah-Kalah-Kalah
Ajax – Semua Kompetisi: Kalah-Menang-Seri-Kalah-Kalah-Kalah
Benfica – Liga Champions: Kalah-Kalah-Kalah-Kalah
Benfica – Semua Kompetisi: Menang-Menang-Menang-Kalah-Seri-Menang
Berita Tim
Ajax
1. Owen Wijndal baru kembali dari cedera dengan menit terbatas, kemungkinan belum siap tampil.
2. Anton Gaaei diragukan tampil setelah cedera akhir pekan lalu.
3. Steven Berghuis dan Branco van den Boomen masih pemulihan cedera pangkal paha dan punggung.
4. Wout Weghorst gagal mencetak gol dalam empat laga terakhir, membuka peluang bagi Kasper Dolberg yang mencetak gol hiburan melawan Excelsior.
Benfica
1. Pergantian empat pemain, Leandro Barreiro, Andreas Schjelderup, Samuel Dahl, Richard Rios, membawa perubahan besar, dan mereka berpeluang menjadi starter.
2. Mourinho kemungkinan kembali ke formasi favorit 4-2-3-1.
3. Anatoliy Trubin diproyeksikan kembali ke bawah mistar.
4. Georgiy Sudakov juga siap kembali setelah diistirahatkan.
5. Vangelis Pavlidis, pencetak gol di laga pembuka Liga Champions, kembali menemukan kepercayaan diri setelah mencetak gol dalam dua laga beruntun.
6. Dodi Lukebakio absen tiga bulan setelah operasi fraktur pergelangan kaki.
7. Alexander Bah, Bruma, dan Manu Silva masih dalam masa pemulihan panjang.
Perkiraan Susunan Pemain
Ajax (4-2-3-1): Pasveer; Gaaei, Sutalo, Baas, Alders; Regeer, Taylor; Edvardsen, Gloukh, Godts; Dolberg
Benfica (4-2-3-1): Trubin; Dahl, Otamendi, A. Silva, Dedic; Rios, Barreiro; Ausenes, Sudakov, Schjelderup; Pavlidis
Prediksi Skor: Ajax 1–2 Benfica
Ajax tengah mengalami krisis di semua lini, terutama pertahanan, membuat Benfica memiliki peluang besar meraih kemenangan pertama di Liga Champions musim ini. Stabilitas dan momentum The Eagles lebih meyakinkan dibanding Ajax yang tengah berada di masa transisi sulit.
Dengan kondisi Ajax yang belum pulih dari gejolak internal, tim tamu berpeluang meninggalkan Amsterdam dengan tiga poin perdana mereka. (*)
Editor : Niklaas Andries