Setelah lebih dari dua tahun bermarkas di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona akhirnya melangkah kembali ke Camp Nou yang kini telah direnovasi meski masih beroperasi dengan kapasitas terbatas hanya 45.000 kursi. Jumlah tersebut kurang dari separuh kapasitas akhir yang direncanakan, yakni 105.000 kursi.
Skuad asuhan Hansi Flick kembali ke kandang dengan menempati posisi kedua klasemen sementara dengan 28 poin, selisih tiga angka dari Real Madrid. Meski tampil produktif dengan 32 gol, tertinggi di La Liga, Barca masih bermasalah dalam pertahanan setelah kebobolan 15 gol.
Kehilangan beberapa pemain kunci di lini serang, termasuk Raphinha pada periode tertentu musim ini, tidak mengurangi ketajaman mereka di sepertiga akhir lapangan. Namun, ketidakkonsistenan defensif tetap menjadi pekerjaan rumah besar.
Barcelona bahkan gagal mencatatkan clean sheet dalam 10 pertandingan terakhir, dengan catatan nirbobol terakhir terjadi pada September menghadapi Getafe. Kendati demikian, mereka hanya kalah sekali dalam lima laga terakhir di semua kompetisi dan baru saja memetik kemenangan 4–2 atas Celta Vigo.
Secara historis, Blaugrana mendominasi pertemuan dengan Athletic Bilbao. Mereka memenangi tiga duel terakhir dan hanya tumbang dua kali dari 10 pertemuan terakhir, keduanya terjadi di Copa del Rey dan setelah perpanjangan waktu.
Athletic Bilbao: Masih Mencari Konsistensi
Athletic Bilbao berada di peringkat ketujuh La Liga dengan koleksi 17 poin dari lima kemenangan, dua imbang, dan lima kekalahan. Mereka berhasil mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dengan kemenangan 1–0 atas Real Oviedo pada pekan lalu.
Produktivitas mereka masih belum stabil, hanya mencetak enam gol dalam lima laga terakhir dan mengantongi satu clean sheet. Situasi semakin sulit karena tidak adanya dukungan suporter tandang akibat larangan masuk demi alasan keamanan dari pihak Barcelona.
Dengan selisih delapan poin dari posisi empat besar, pasukan Ernesto Valverde harus segera bangkit bila ingin menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Performa Terkini
Barcelona – La Liga: Menang-Kalah-Menang-Kalah-Menang-Menang
Barcelona – Semua Kompetisi: Menang-Menang-Kalah-Menang-Seri-Menang
Athletic Bilbao – La Liga: Kalah-Menang-Seri-Kalah-Kalah-Menang
Athletic Bilbao – Semua Kompetisi: Seri-Menang-Kalah-Kalah-Kalah-Menang
Berita Tim
Barcelona
Barcelona masih dihantui cedera sejumlah pemain kunci.
1. Marc-Andre ter Stegen (punggung) dan Pedri (hamstring) belum tersedia.
2. Raphinha sudah pulih dan berpotensi tampil sebagai pemain pengganti.
3. Joan Garcia siap tampil kembali setelah pulih dari cedera lutut.
4. Andreas Christensen juga telah kembali bugar.
5. Frenkie de Jong absen akibat kartu kuning kedua melawan Celta Vigo. Marc Casado bisa menggantikan jika dinyatakan fit penuh.
6. Eric Garcia tetap menggunakan pelindung wajah.
7. Robert Lewandowski dan Dani Olmo tersedia sepenuhnya.
Athletic Bilbao
Masalah cedera tak kalah menghantui kubu tamu.
1. Inaki Williams dan Unai Eguiluz masih menepi.
2. Maroan Sannadi absen, sementara Benat Prados harus mengakhiri musim lebih awal karena cedera ligamen.
3. Oihan Sancet diragukan walau sudah kembali berlatih.
4. Yeray Alvarez masih menjalani skorsing jangka panjang.
5. Nico Williams menjadi kabar baik setelah kembali mencetak gol pekan lalu dan siap diturunkan.
Perkiraan Susunan Pemain
Barcelona (4-3-3) Garcia; Garcia, Araujo, Cubarsi, Balde; Casado, Olmo, Lopez; Yamal, Lewandowski, Rashford
Athletic Bilbao (4-2-3-1)
Simon; Berchiche, Laporte, Vivian, Gorosabel; Jauregizar, Ruiz de Galarreta; N. Williams, Sanchez, Berenguer; Guruzeta
Prediksi Skor: Barcelona 3–1 Athletic Bilbao
Atmosfer emosional kembalinya Barcelona ke Camp Nou diprediksi akan menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Hansi Flick. Dengan performa yang mulai membaik dan lini serang yang kembali lengkap, Barcelona diperkirakan mampu menguasai pertandingan.
Athletic Bilbao yang belum stabil dan kehilangan sejumlah pemain penting tampaknya akan kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah. Barcelona diprediksi mengamankan tiga poin pada malam yang istimewa ini. (*)
Editor : Niklaas Andries