Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

FIA dan Pirelli Setujui Aturan Ban Baru F1 demi Cegah Blowout di Sirkuit Lusail

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 18 November 2025 | 17:21 WIB
Langkah darurat FIA, F1, dan Pirelli batasi usia pemakaian ban maksimal 25 lap di GP Qatar 2025.
Langkah darurat FIA, F1, dan Pirelli batasi usia pemakaian ban maksimal 25 lap di GP Qatar 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang gelaran Qatar Grand Prix 2025, Formula 1, FIA, dan Pirelli resmi menyepakati sebuah tindakan darurat guna mengurangi risiko kerusakan ban yang berpotensi membahayakan para pembalap.

Keputusan ini diambil setelah analisis teknis menunjukkan bahwa Sirkuit Internasional Lusail kembali menghadirkan tantangan besar terkait keausan ban, serupa dengan kondisi yang terjadi dalam dua musim terakhir.

Sejak pertama kali masuk kalender F1, Lusail dikenal memiliki karakteristik trek dengan tingkat keausan ban yang sangat tinggi.

Kombinasi tikungan cepat, beban lateral besar, dan temperatur permukaan yang ekstrem dapat mempercepat penurunan performa ban hingga mencapai batas struktur yang tidak aman.

Pada musim 2024, Pirelli menemukan beberapa ban, khususnya bagian kiri depan, telah mencapai tingkat keausan maksimum.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi blowout, terutama jika tim terus memperpanjang masa pakai ban untuk mengurangi jumlah pit stop.

Untuk mengendalikan risiko tersebut, Pirelli menetapkan bahwa setiap set ban hanya boleh digunakan maksimal 25 lap sepanjang akhir pekan balap.

Aturan ini berlaku kumulatif sejak sesi latihan hingga balapan, termasuk lap di bawah Safety Car maupun Virtual Safety Car.

Adapun lap menuju grid, lap formasi, dan lap setelah finis tidak dihitung dalam total penggunaan ban.

Konsekuensi langsung dari aturan ini adalah balapan 57 lap di Lusail akan mewajibkan setiap pembalap melakukan minimal dua pit stop, terlepas dari strategi tim masing-masing.

Sebelum balapan dimulai, Pirelli akan memberikan informasi kepada tim terkait jumlah lap tersisa pada setiap set ban yang mereka miliki.

Pada tahun 2023, tindakan pencegahan serupa juga diterapkan akibat masalah teknis berupa micro-laceration pada dinding samping ban akibat kerb tertentu di trek.

Setelah dilakukan modifikasi pada kerb dan penambahan gravel strip, masalah tersebut dinyatakan tuntas.

Namun, aturan tahun ini diterapkan karena faktor berbeda, keausan ekstrem dan potensi kelelahan struktur ban.

Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya, GP Qatar akan menggunakan rangkaian ban terkeras Pirelli, C1 sebagai hard, C2 sebagai medium, dan C3 sebagai soft.

Karena terdapat Sprint Race, setiap pembalap akan mendapatkan 2 set hard, 4 set medium, dan 6 set soft.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#formula 1 #qatar #pirelli #fia #f1