RADARBANYUWANGI.ID - Lando Norris memasuki Grand Prix Las Vegas 2025 dengan kewaspadaan tinggi, meskipun McLaren tengah berada dalam performa impresif selama musim ini.
Balapan di Nevada akan menjadi kesempatan pertama bagi tim untuk mengamankan gelar juara dunia pembalap.
Norris saat ini unggul 49 poin atas Max Verstappen, dan perlu memperlebar jarak menjadi 58 poin agar sang rival dari Red Bull tersingkir dari perebutan gelar.
Namun, catatan buruk McLaren di Las Vegas pada musim sebelumnya membuat Norris berhati-hati.
Pada 2024, MCL38 mengalami kesulitan besar dalam mencengkeram permukaan lintasan, hingga membuat Norris dan Oscar Piastri gagal masuk lima besar baik di kualifikasi maupun balapan.
Norris bahkan menggambarkan grip lintasan saat itu sangat rendah, seakan mobil jalan raya lebih stabil daripada mobil F1 mereka.
Memasuki musim 2025, McLaren tampil jauh lebih dominan, terutama dalam klasemen konstruktor.
Meski demikian, kondisi Las Vegas tahun ini tetap menyimpan risiko.
Menurut prinsipal Andrea Stella, ban Pirelli yang lebih lunak seharusnya mengurangi masalah grip.
Namun prediksi suhu ekstrem, diperkirakan mencapai 7 derajat Celcius, membuat Norris masih merasa belum sepenuhnya nyaman.
Dalam konferensi pers pasca-balapan di Sao Paulo, Norris menjelaskan bahwa cuaca dingin kemungkinan besar akan kembali menyulitkan McLaren.
Ia mengakui bahwa Mercedes, Red Bull, dan Ferrari tampil lebih kuat di Las Vegas tahun lalu, sementara McLaren berada di urutan terbawah dari empat tim tersebut.
Norris menegaskan bahwa meski McLaren telah melakukan peningkatan berarti, Las Vegas tetap bukan trek yang memberikan keuntungan bagi mereka.
Ia membandingkannya dengan Abu Dhabi dan Qatar, dua sirkuit yang lebih cocok dengan karakter mobil McLaren.
Dalam sesi konferensi pers, seorang jurnalis menilai komentar Norris terlalu pesimistis untuk seorang pemimpin klasemen.
Norris menanggapi dengan tegas bahwa ia hanya menyampaikan analisis yang jujur berdasarkan data.
Menurut Norris, McLaren memang menunjukkan dominasi di beberapa balapan, termasuk kemenangan mudah di dua seri terakhir.
Namun fakta bahwa tim tersebut belum pernah tampil baik di Las Vegas membuatnya enggan menyatakan keyakinan berlebihan.
Ia menolak untuk memberikan jawaban optimistis hanya karena posisinya di klasemen.
Norris menutup dengan menyatakan bahwa ia tetap membuka kemungkinan untuk meraih hasil baik.
Namun, ia tidak ingin memberikan penilaian yang tidak realistis.
Editor : Lugas Rumpakaadi