Juara bertahan Wimbledon dan Australian Open itu memang gagal merebut peringkat satu dunia akhir tahun, yang menjadi milik Alcaraz, namun Sinner justru menyabet trofi paling bergengsi di Turin lewat kemenangan meyakinkan 7-6(4), 7-5 pada laga final yang sempat tertunda karena kondisi darurat medis di tribun penonton.
Setelah pertandingan dilanjutkan, petenis nomor dua dunia tersebut tampil dominan di hadapan publik tuan rumah dan meraih kemenangan bersejarah.
Sinner Pecahkan Banyak Rekor Sekaligus
Baca Juga: Gubernur Luthfi Turun Gunung! Relokasi Korban Longsor Cibeunying Dikebut, 20 Warga Masih Dicari
Kemenangan ini menjadikan Sinner sebagai pemain pertama dalam sejarah yang menjuarai ATP Finals dua tahun beruntun tanpa kehilangan satu set pun, prestasi luar biasa setelah kesempurnaannya pada edisi 2024.
Pada usia 24 tahun 85 hari, Sinner juga tercatat sebagai petenis keempat termuda yang berhasil meraih dua gelar ATP Finals secara berturut-turut, menyusul jejak Lleyton Hewitt 21 tahun, Ivan Lendl 22 tahun, dan Roger Federer 23 tahun.
Tidak hanya itu, catatan sempurna Sinner di Turin membuatnya meraup hadiah fantastis senilai $5.071.000 atau senilai Rp 80 miliar, jumlah terbesar dalam sejarah ATP Finals.
Alcaraz Gagal Manfaatkan Peluang, Sinner Tetap Tak Terbendung
Pada set pertama, Alcaraz sempat memiliki peluang set point di gim ke-12, tetapi gagal menuntaskannya. Momentum kemudian berpihak kepada Sinner yang memimpin tie-break dan tidak pernah tertinggal lagi.
Set kedua berlangsung lebih menantang. Setelah pertandingan dilanjutkan dari jeda darurat, Sinner langsung kehilangan servis dan tertinggal 1-3. Namun, sang juara bertahan bangkit dengan agresif, menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dan merebut break krusial saat Alcaraz berusaha bertahan di gim terakhir.
Dominasi Sinner dan Alcaraz Sepanjang Musim 2025
Musim 2025 menjadi panggung dominasi dua petenis terbaik dunia ini. Secara total, Sinner dan Alcaraz mengoleksi 14 gelar sepanjang tahun dari ajang ATP Tour hingga Grand Slam.
Gelar 2025 Jannik Sinner
1. Grand Slam: Wimbledon, Australian Open
2. Masters 1000: Paris Masters
3. ATP Finals
Gelar 2025 Carlos Alcaraz
1. Grand Slam: US Open, Roland-Garros
2. Masters 1000: Monte-Carlo, Roma, Cincinnati
3. ATP 500: 3 gelar
Keduanya bahkan enam kali berjumpa di final turnamen sepanjang tahun, empat dimenangkan Alcaraz dan dua menjadi milik Sinner.
Dengan performa yang sama-sama konsisten dan usia yang masih muda, rivalitas ini hampir pasti akan kembali memanas pada musim 2026 di berbagai permukaan lapangan. (*)
Editor : Niklaas Andries