Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Banyuwangi BMX Supercross 2025 Masuk Agenda UCI, 207 Rider Dunia Siap Adu Cepat di Sirkuit Muncar

Ali Sodiqin • Jumat, 14 November 2025 | 21:52 WIB

Banyuwangi gelar BMX Supercross 2025 bertaraf UCI. 207 rider dunia siap adu cepat di Sirkuit Muncar yang disebut punya trek terpanjang di dunia.
Banyuwangi gelar BMX Supercross 2025 bertaraf UCI. 207 rider dunia siap adu cepat di Sirkuit Muncar yang disebut punya trek terpanjang di dunia.

RADARBANYUWANGI.ID – Banyuwangi kembali membuktikan diri sebagai kabupaten balap sepeda paling bergengsi di Indonesia.

Akhir pekan ini, ajang internasional Banyuwangi BMX Supercross 2025 resmi digelar di Sirkuit BMX Supercross Muncar pada 15–16 November 2025.

Event ini menjadi satu-satunya balap BMX di Indonesia yang tercatat dalam agenda resmi Union Cycliste Internationale (UCI).

Baca Juga: Polresta Banyuwangi Hadirkan Edukasi Keamanan Melalui Mayur Kamtibmas

Satu-Satunya di Indonesia yang Masuk Agenda UCI 2025

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kebanggaannya atas masuknya ajang ini dalam kalender dunia.
“Di tahun ini, Banyuwangi BMX Supercross menjadi satu-satunya BMX Racing di Indonesia yang masuk agenda resmi UCI 2025. Bahkan di ASEAN hanya dua event: Banyuwangi dan satu di Thailand,” ujar Ipuk, Kamis (13/11/2025).

Sirkuit Muncar Masuk Deretan Track Terpanjang di Dunia

Sirkuit BMX Muncar bukan sembarang lintasan. Arena ini merupakan sirkuit supercross berstandar Olimpiade, hasil revitalisasi Kementerian PU bersama arsitek kelas dunia, Tom Ritzenthaler, yang dikenal sebagai spesialis desain trek BMX global.

Baca Juga: Resmi! Wembley Jadi Tuan Rumah Semifinal & Final Euro 2028: Cardiff Gelar Laga Pembuka, Glasgow & Dublin Kebagian Perempat Final

Sirkuit ini memiliki lintasan 465 meter, menjadikannya salah satu trek terpanjang di dunia.

Dilengkapi empat high jump obstacle, jumlah paling banyak dalam satu lintasan BMX kelas internasional.

Selain itu, ada dua start gate setinggi 5 meter dan 8 meter, serta tujuh line balap dengan karakter berbeda untuk berbagai kelas lomba.

“Karakteristiknya sangat menantang, teknis banget, dan diakui sebagai salah satu lintasan paling sulit di dunia,” kata Race Director Banyuwangi BMX Supercross 2025, Dadang Haries Poernomo.

207 Pembalap Dunia Siap Bertarung

Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, M. Alfin Kurniawan, menyebut kompetisi tahun ini benar-benar bertaraf internasional.

Baca Juga: 21 Warga Cilacap Hilang Diterjang Longsor Majenang! Tim SAR Berjuang di Tengah Tanah Labil

“Selain Indonesia, ada rider dari Latvia, China, dan Malaysia. Total ada 207 pembalap yang ambil bagian,” ujarnya.

Event yang melombakan kelas C1 race ini menghadirkan 19 kategori untuk tiga kelompok usia baik putra maupun putri:

Ajak Warga Menonton Langsung atau Live Streaming

Masyarakat diajak hadir langsung di Sirkuit Muncar. Bagi yang tidak bisa datang, panitia menyiapkan siaran langsung melalui YouTube Banyuwangi Sport.

“Silakan menyaksikan langsung atau via live streaming,” kata Alfin.

Ajang ini menjadi bukti Banyuwangi terus melaju sebagai pusat sport tourism kelas dunia, khususnya di cabang balap sepeda. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#BMX Supercross 2025 #sirkuit BMX banyuwangi #uci #207 rider dunia #muncar