Dalam penampilannya di podcast TroopzTV pekan ini, kapten timnas Gabon tersebut berbicara gamblang mengenai keputusannya kembali ke Premier League setelah meninggalkan Arsenal pada awal 2022.
Pernah Bersinar di Arsenal
Aubameyang sebelumnya menikmati masa keemasan bersama Arsenal sejak tiba pada Januari 2018. Meski hanya bermain setengah musim, ia berhasil berbagi gelar top skor Premier League pada musim tersebut.
Prestasi puncaknya datang pada 2020 ketika ia membawa Arsenal menjuarai Piala FA. Aubameyang mencetak dua gol di semifinal, kemudian kembali menjadi pahlawan dengan gol penentu kemenangan di final melawan Chelsea.
Namun hubungannya dengan klub merenggang, membuatnya dicopot dari jabatan kapten sebelum akhirnya sepakat mengakhiri kontrak lebih awal.
Dari Barcelona ke Chelsea: Keputusan yang Disesali
Setelah dilepas Arsenal, Aubameyang bergabung dengan Barcelona pada Februari 2022. Ia tampil cukup impresif, tetapi hanya bertahan tujuh bulan sebelum kemudian ditawarkan ke Chelsea.
“Itu adalah kesalahan besar pergi ke Chelsea, kesalahan besar,” ujar Aubameyang.
Ia menjelaskan bahwa Barcelona saat itu membutuhkan penjualan pemain dan hanya ada satu tawaran konkret, Chelsea.
“Barca harus memilih antara saya atau Memphis Depay. Tawaran yang ada hanya dari Chelsea, jadi saya berpikir soal keluarga saya. Saya kira semuanya akan baik-baik saja. Saya melihat Giroud sukses di sana, jadi saya rasa saya juga bisa. Tetapi ternyata berbeda.”
Chelsea kala itu masih dilatih Thomas Tuchel, mantan pelatih Aubameyang di Borussia Dortmund, namun keduanya hanya bekerja bersama selama beberapa pertandingan sebelum Tuchel dipecat.
Gagal Bersinar di Stamford Bridge
Tidak seperti Olivier Giroud yang sukses besar bersama Chelsea, Aubameyang justru tersingkir dari skuad utama dan hanya bertahan kurang dari setahun sebelum pindah ke Marseille pada Juli 2023.
Setelah sempat bermain di Arab Saudi bersama Al Qadsiah, Aubameyang kembali ke Marseille secara gratis.
Kini ia tampak lebih stabil dan mencatat empat gol dari 10 penampilan sebagai starter di Ligue 1 musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries