Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cedera Parah Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2025, Dokter Charte: Bisa Akhiri Kariernya

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 5 November 2025 | 13:44 WIB
Marc Marquez absen hingga akhir musim MotoGP 2025 akibat cedera bahu serius.
Marc Marquez absen hingga akhir musim MotoGP 2025 akibat cedera bahu serius.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar kurang menggembirakan datang dari dunia MotoGP.

Marc Marquez, juara dunia tujuh kali, dipastikan tidak akan turun balapan hingga akhir musim 2025.

Keputusan ini diambil setelah hasil diagnosa medis menunjukkan cedera serius pada bahu dan tulang selangka kanannya.

Insiden bermula di Sirkuit Mandalika saat Marquez terlibat kontak dengan Marco Bezzecchi dari tim Aprilia.

Benturan keras membuat pembalap berjuluk The Baby Alien itu mengalami patah tulang selangka kanan serta kerusakan ligamen bahu.

Meski sudah memastikan gelar juara dunia pada seri Jepang, Marquez terpaksa menutup musim lebih awal.

Ducati kemudian memutuskan untuk mengistirahatkan Marquez dari empat seri terakhir, yakni Australia, Malaysia, Portugal, dan Valencia.

Posisi Marquez digantikan oleh Michele Pirro di dua seri pertama, sementara Nicolo Bulega dari ajang World Superbike akan menuntaskan dua seri terakhir.

Kepala tim medis MotoGP, Dr. Angel Charte, menyebut langkah Marquez sudah tepat.

Menurutnya, memaksakan diri untuk kembali balapan dalam kondisi belum pulih sepenuhnya justru bisa memperburuk situasi.

“Marquez telah melakukan apa yang harus dilakukannya. Cedera ini tidak mudah karena lengannya sudah mengalami empat kali operasi sebelumnya,” jelas Charte dalam wawancara dengan Motosan.

Ia menambahkan bahwa cedera kali ini melibatkan tulang korakoid, bagian kecil yang memiliki fungsi penting dalam struktur bahu.

“Tulang korakoid tampak sepele, tetapi perannya vital. Pemulihan harus dilakukan secara hati-hati,” ujarnya.

Charte juga menegaskan bahwa meski cedera pada humerus (tulang lengan atas) sebelumnya tidak terpengaruh, ditemukan adanya sekrup bengkok yang telah diperbaiki melalui operasi lanjutan.

Menurut Charte, keputusan Marquez untuk absen hingga akhir musim adalah langkah yang menyelamatkan kariernya.

“Kembali terlalu cepat hanya akan menjadi taruhan yang sia-sia. Ia bisa membahayakan kariernya sendiri,” tegas sang dokter.

Charte menambahkan bahwa masa istirahat selama empat minggu menjadi fase penting untuk memastikan bahu dan otot Marquez pulih sempurna sebelum menghadapi musim baru.

“Ia akan datang ke Valencia hanya sebagai turis, dan ia pantas mendapat waktu istirahat ini setelah musim yang luar biasa,” tambahnya.

General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna, mengakui absennya Marquez menjadi pukulan bagi tim.

Ducati awalnya berencana memanfaatkan lima seri terakhir untuk menguji pengembangan motor 2026 bersama Marquez, namun cedera tersebut menggagalkan rencana itu.

“Rencananya adalah melakukan uji coba selama balapan terakhir 2025, tapi sekarang hal itu tidak mungkin dilakukan,” ujar Dall’Igna.

Ducati kini harus mengandalkan data dari pembalap lain seperti Francesco Bagnaia dan pengganti sementara Nicolo Bulega untuk mengembangkan motor musim depan.

Marquez sendiri dikabarkan dalam kondisi mental yang baik.

Ia berkomitmen menjalani masa pemulihan dengan penuh kesabaran agar dapat kembali ke lintasan dalam kondisi prima.

“Kita harus membiarkan tubuhnya beregenerasi. Ia akan kembali ketika sudah benar-benar 100 persen,” pungkas Dr. Charte.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#marc marquez #motogp #angel charte