RADARBANYUWANGI.ID - Kemenangan luar biasa Lando Norris di Mexico City menandai titik balik besar dalam perebutan gelar Formula 1 (F1) 2025.
Pembalap McLaren asal Inggris itu kini kembali memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin atas rekan setimnya, Oscar Piastri, saat kejuaraan memasuki empat balapan terakhir musim ini.
Memulai balapan dari posisi terdepan, Norris menunjukkan performa dominan sejak lampu hijau hingga garis finis.
Kemenangan keenamnya musim ini tidak hanya mempertegas kebangkitannya, tetapi juga menjadi bukti konsistensi luar biasa setelah sempat tertinggal 35 poin dari Piastri beberapa pekan lalu.
Sejak kegagalannya di Grand Prix Belanda di Zandvoort, Norris tampil gemilang, mencatat serangkaian hasil impresif yang membuatnya kembali menjadi favorit kuat dalam perebutan gelar juara dunia pertamanya.
Sebaliknya, Oscar Piastri menghadapi periode sulit.
Pembalap Australia itu, yang sempat memimpin klasemen sejak Grand Prix Arab Saudi, mulai kehilangan arah dalam lima balapan terakhir.
Ia bukan hanya dikalahkan oleh Norris, tetapi juga mulai tertekan oleh performa Max Verstappen yang kian konsisten.
Piastri bahkan mengaku bingung dengan penurunan performanya.
Menurutnya, tidak ada perubahan besar pada mobil, namun Norris tampak lebih mudah beradaptasi.
"Mobilnya tidak berubah, tapi jelas Lando bisa menyesuaikan diri dengan lebih baik," ujarnya.
Kini, dengan waktu yang semakin menipis, Piastri harus segera menemukan solusi jika masih ingin bersaing merebut gelar.
Sirkuit Interlagos di Brasil dikenal dengan karakteristik yang menantang, kombinasi sektor cepat dan teknis yang menuntut keseimbangan sempurna antara kecepatan dan presisi.
Di atas kertas, McLaren memiliki peluang besar, namun Max Verstappen menjadi sosok yang patut diwaspadai.
Verstappen memiliki rekor impresif di Sao Paulo, dengan dua kemenangan terakhir secara beruntun dan performa legendaris pada 2024 ketika ia menjuarai balapan dari posisi ke-17 di grid.
Selain itu, format sprint race di Brasil biasanya menguntungkan pembalap asal Belanda tersebut.
Jika Verstappen kembali tampil dominan, GP Sao Paulo bisa menjadi titik krusial dalam menentukan arah perebutan gelar juara dunia 2025.
Lewis Hamilton datang ke Brasil dengan tekad baru setelah akhir pekan yang mengecewakan di Meksiko.
Meski tampil kuat bersama Ferrari, penalti 10 detik membuatnya kehilangan posisi podium.
Namun, Hamilton mengaku kini semakin nyaman dengan mobil Ferrari 2025 dan siap menunjukkan performa terbaik di Interlagos, salah satu sirkuit favoritnya.
Dengan pengalaman dan motivasi tinggi, pembalap berusia 40 tahun itu berharap bisa mengakhiri paceklik podium yang telah berlangsung cukup lama.
Meski gelar konstruktor sudah dikunci McLaren di Singapura, perebutan posisi kedua antara Ferrari, Mercedes, dan Red Bull masih terbuka lebar.
Ferrari kini unggul tipis setelah dua podium beruntun dari Charles Leclerc, namun Mercedes dan Red Bull tetap berada dalam jarak 10 poin saja.
Sementara itu, tim-tim papan tengah seperti Williams, Haas, dan Aston Martin juga terlibat dalam pertarungan ketat untuk posisi terbaik di klasemen.
Haas menunjukkan peningkatan signifikan berkat performa luar biasa Oliver Bearman yang finis keempat di Meksiko, hasil terbaik mereka dalam beberapa musim terakhir.
Editor : Lugas Rumpakaadi