Meski sempat tertinggal lebih dulu, The Reds bangkit dengan performa impresif di bawah arahan Arne Slot, dan Dominik Szoboszlai menjadi motor kebangkitan dengan kontribusi luar biasa di lini tengah.
Pertandingan dimulai dengan kabar buruk bagi Liverpool. Jeremie Frimpong harus ditarik keluar lebih awal sebelum menit ke-20 akibat cedera hamstring, cedera yang sama yang telah menghantamnya di awal musim.
Tak lama berselang, tuan rumah mencuri keunggulan melalui Rasmus Kristensen pada menit ke-26. Gol tersebut berawal dari kesalahan Florian Wirtz yang kehilangan bola di area berbahaya, membuat Kristensen leluasa menaklukkan gawang The Reds dari sisi kiri.
Namun, keunggulan Frankfurt tidak bertahan lama. Mantan pemain mereka sendiri, Hugo Ekitike, menyamakan kedudukan di menit ke-35 setelah menerima umpan jauh akurat dari Andrew Robertson dan menuntaskannya dengan tenang.
The Reds Berbalik Menggila
Kebangkitan Liverpool benar-benar dimulai setelah gol penyama Ekitike. Hanya empat menit berselang, Virgil van Dijk menanduk bola hasil sepak pojok Cody Gakpo untuk membawa tim tamu berbalik unggul 2–1.
Dominasi terus berlanjut. Menit ke-44, Ibrahima Konaté memperbesar keunggulan menjadi 3–1 lewat sundulan keras memanfaatkan umpan sepak pojok Szoboszlai.
Memasuki babak kedua, The Reds tak menurunkan tempo. Cody Gakpo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66 setelah menerima assist matang dari Florian Wirtz, yang mencatatkan kontribusi perdananya untuk klub.
Empat menit kemudian, Dominik Szoboszlai menutup pesta gol dengan tendangan jarak jauh spektakuler yang menghujam sudut kiri bawah gawang Frankfurt memastikan kemenangan besar 5–1 bagi Liverpool.
Kebangkitan The Reds dan Keberanian Arne Slot
Setelah menelan empat kekalahan beruntun di semua ajang, kekalahan kelima tentu akan menjadi bencana bagi Liverpool. Namun, keputusan berani Arne Slot untuk melakukan rotasi besar, termasuk mencadangkan Mohamed Salah—terbukti tepat.
Kendati demikian, lini pertahanan Liverpool masih menyisakan pekerjaan rumah besar. The Reds kini telah kebobolan 18 gol dalam 13 pertandingan, dan dalam lima laga terakhir selalu tertinggal lebih dulu.
Namun, performa mereka kali ini menunjukkan peningkatan besar dibandingkan pekan-pekan sebelumnya.
Sebaliknya, Frankfurt justru menunjukkan sisi rapuh di lini belakang. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka sudah kebobolan 18 gol. Pelatih Dino Toppmöller tampak belum menemukan formula untuk menutup kelemahan timnya, meski sebagian besar skuad bertahan dari musim lalu.
Sorotan Pertandingan Frankfurt vs Liverpool
Menit 18: Jeremie Frimpong mengalami cedera hamstring dan digantikan Conor Bradley.
Menit 26 (1–0): Rasmus Kristensen mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan kesalahan lini tengah Liverpool.
Menit 35 (1–1): Hugo Ekitike menyamakan skor melalui serangan balik cepat.
Menit 39 (1–2): Virgil van Dijk membawa Liverpool unggul lewat sundulan hasil sepak pojok Gakpo.
Menit 44 (1–3): Ibrahima Konaté memperbesar keunggulan lewat sundulan keras dari umpan Szoboszlai.
Menit 66 (1–4): Cody Gakpo mencetak gol keempat, memanfaatkan umpan silang Wirtz.
Menit 70 (1–5): Dominik Szoboszlai menutup pesta gol lewat tembakan jarak jauh spektakuler.
Pemain Terbaik: Dominik Szoboszlai
Gelandang asal Hungaria itu tampil luar biasa di laga ini dan layak dinobatkan sebagai Man of the Match. Meski diturunkan lebih dalam menggantikan Alexis Mac Allister, Szoboszlai justru tampil dominan dan memimpin permainan dari lini tengah.
Catatan Szoboszlai:
1 gol
1 assist
105 umpan sukses dari 110 percobaan
2 tekel sukses dan peran besar dalam distribusi bola
Performa sempurna ini mempertegas kualitasnya sebagai gelandang serba bisa yang mampu mengatur tempo sekaligus mengancam dari lini kedua.
Statistik Pertandingan
Penguasaan bola: Eintracht Frankfurt 35%-65% Liverpool
Tembakan: Eintracht Frankfurt 4-18 Liverpool
On target: Eintracht Frankfurt 1-14 Liverpool
Tendangan Sudut: Eintracht Frankfurt 2-10 Liverpool
Pelanggaran: Eintracht Frankfurt 4-5 Liverpool
Pertandingan Selanjutnya
Eintracht Frankfurt akan menjalani dua laga kandang beruntun, menghadapi St. Pauli di Bundesliga pada Sabtu (25/10) dan Borussia Dortmund di DFB-Pokal tiga hari kemudian.
Sementara itu, Liverpool akan melanjutkan perjalanan mereka di Liga Inggris dengan bertandang ke markas Brentford, sebelum menjamu Crystal Palace di ajang EFL Cup pada 29 Oktober di Anfield. (*)
Editor : Niklaas Andries