Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Update Klasemen BRI Super League 2025 2026: Persebaya Terpental dari 5 Besar, Borneo FC Kian Kokoh di Puncak

Niklaas Andries • Minggu, 19 Oktober 2025 | 07:38 WIB

KALAH: Persebaya terpental dari lima besar usai dicukur Persija di kandang sendiri
KALAH: Persebaya terpental dari lima besar usai dicukur Persija di kandang sendiri
RADARBANYUWANGI.ID - Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Persija Jakarta dengan skor 1-3 dalam laga panas BRI Super League 2025 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (18/10) malam.

Hasil ini menjadi tamparan keras bagi tim asuhan Eduardo Perez yang kini terpuruk di papan tengah klasemen dengan koleksi 10 poin dari sembilan pertandingan.

Padahal, Persebaya sempat tampil menjanjikan di awal musim. Namun kekalahan di kandang sendiri kali ini memperlihatkan menurunnya konsistensi Green Force, yang kini duduk di peringkat delapan, tertinggal dari Persija Jakarta yang naik ke posisi ketiga dengan 14 poin.

Jalannya Laga: Persija Efisien, Persebaya Gugup di Kandang Sendiri

Baca Juga: Tol Yogyakarta–Bawen Hampir Rampung, Waktu Tempuh Jogja–Semarang Bakal Cuma 1 Jam!

Atmosfer panas GBT sejak menit awal membuat pertandingan berlangsung intens. Namun, justru tim tamu yang tampil lebih tenang dan efektif.

Persija membuka keunggulan cepat lewat Dony Tri Pamungkas pada menit ke-20, memanfaatkan umpan matang dari Fabio da Silva Calonego.

Gol tersebut membuat mental pemain Persebaya terguncang. Meski beberapa kali menciptakan peluang, finishing yang buruk membuat mereka gagal mencetak gol balasan.

Menjelang turun minum, Persija menggandakan keunggulan lewat sundulan Jordi Amat Maas di menit 45+3, menutup babak pertama dengan skor 0-2 untuk Macan Kemayoran.

Di awal babak kedua, Persebaya berusaha bangkit dengan memasukkan Paulo Domingos Gali menggantikan Malik Risaldi.

Mihailo Perovic bahkan sempat mencetak gol cepat di menit ke-45, namun dianulir wasit setelah VAR menemukan pelanggaran dalam prosesnya. Keputusan itu semakin menurunkan moral pemain tuan rumah.

Persija kemudian semakin menjauh setelah Allano Brendon de Souza Lima sukses mengeksekusi penalti di menit ke-72. Bola meluncur mulus ke pojok gawang tanpa bisa diantisipasi oleh Ernando Ari.

Persebaya hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Leonardo Silva Lelis di menit ke-77 setelah menerima assist dari Francisco Rivera. Namun gol tersebut tak cukup untuk mengubah hasil akhir.

Eduardo Perez Kecewa, Mauricio Souza Puas

Pelatih Eduardo Perez tampak frustrasi dengan performa timnya yang tampil tidak efisien dan mudah kehilangan bola di lini tengah.

“Kami terlalu sering kehilangan momentum dan kurang tenang saat menguasai bola,” ujarnya selepas pertandingan.

Sementara itu, pelatih Persija Mauricio Souza mengaku puas dengan performa solid anak asuhnya.
Macan Kemayoran tampil seimbang di semua lini, memadukan pengalaman pemain senior seperti Jordi Amat dan Gustavo Almeida dengan agresivitas pemain muda seperti Dony Tri Pamungkas.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Persija kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya setelah awal musim yang tidak konsisten.

Persaingan Klasemen BRI Super League 2025 2026 Makin Ketat

Tambahan tiga poin membawa Persija naik ke peringkat ketiga klasemen dengan 14 poin, hanya terpaut dua angka dari Persita Tangerang di posisi kedua. Sementara itu, Borneo Samarinda masih kokoh di puncak dengan 21 poin dan belum sekalipun kalah.

Di papan tengah, perebutan posisi semakin ketat. Dewa United FC, Persebaya Surabaya, dan Persik Kediri sama-sama mengoleksi 10 poin, disusul Bali United, Arema, dan Madura United yang masing-masing memiliki 9 poin. Menariknya, tim promosi Malut United tampil mengejutkan dengan duduk di posisi keenam berbekal 11 poin.

Sementara di papan bawah, Bhayangkara Presisi Indonesia FC dan Persijap Jepara (8 poin) masih berjuang keluar dari zona rawan, diikuti oleh PSM Makassar (7 poin), Persis Solo (5 poin), PSBS Biak (5 poin), dan Semen Padang (4 poin) yang terpuruk di dasar klasemen.

Evaluasi dan Tantangan ke Depan

Kekalahan ini menjadi peringatan serius bagi Persebaya Surabaya yang mulai kehilangan ketajaman di lini depan. Duet Mihailo Perovic dan Bruno Moreira belum menunjukkan efektivitas, sementara Francisco Rivera tampak bekerja sendirian dalam membangun serangan.

Dengan kompetisi yang semakin ketat dan jarak poin yang tipis, Green Force wajib segera berbenah agar tidak semakin terlempar dari persaingan papan atas. Laga berikutnya akan menjadi momen krusial untuk mengembalikan kepercayaan diri tim sekaligus meraih kembali dukungan penuh Bonek Mania yang kecewa berat atas hasil di GBT.

Sebaliknya, Persija Jakarta kini tampil lebih matang dan berkarakter di bawah kendali Mauricio Souza.
Ketajaman lini depan, keseimbangan di lini tengah, dan pertahanan yang solid membuat Macan Kemayoran kembali disegani serta mulai mengintip peluang bersaing di jalur juara.

Klasemen BRI Super League 2025 2026 per 18 Oktober 2025

1. Borneo Samarinda – 21 poin

2. Persita Tangerang – 16 poin

3. Persija Jakarta – 14 poin

4. Persib Bandung – 13 poin

5. PSIM Yogyakarta – 12 poin

6. Malut United – 11 poin

7. Dewa United FC – 10 poin

8. Persebaya Surabaya – 10 poin

9. Persik Kediri – 10 poin

10. Bali United FC – 9 poin

11. Arema FC – 9 poin

12. Madura United – 9 poin

13. Bhayangkara Presisi Indonesia FC – 8 poin

14. Persijap Jepara – 8 poin

15. PSM Makassar – 7 poin

16. Persis Solo – 5 poin

17. PSBS Biak Numfor – 5 poin

18. Semen Padang – 4 poin (*)

Editor : Niklaas Andries
#persija #Klasemen BRI Super League 2025 2026 #borneo fc #persebaya