Namun, di balik negosiasi tersebut, bek timnas Inggris itu juga dikaitkan dengan tawaran superbesar dari Liga Pro Arab Saudi yang berpotensi mengubah masa depannya.
Kontrak Maguire bersama Setan Merah akan berakhir pada musim panas tahun depan. Awalnya, pemain berusia 32 tahun itu diperkirakan bakal hengkang secara gratis pada akhir musim 2025–2026.
Namun, laporan terbaru menyebutkan bahwa manajemen klub kini berencana mempertahankannya lebih lama, dengan syarat Maguire bersedia menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan.
Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, pertemuan antara agen Maguire dan pihak Manchester United baru-baru ini digelar di kompleks latihan Carrington untuk membahas rincian kontrak baru tersebut.
Maguire Siap Bertahan, tapi Harus Turunkan Gaji. “Harry Maguire adalah salah satu kasus menarik,” ungkap Romano.
“Baru-baru ini, agennya bertemu dengan pihak klub di Carrington. United ingin mempertahankan Maguire karena performanya stabil dan ia memiliki peran penting dalam kepemimpinan di ruang ganti.”
Romano menambahkan bahwa komunikasi antara kedua pihak berjalan positif, namun kunci utama perpanjangan kontrak ini adalah negosiasi soal gaji.
“Jika kesepakatan baru tercapai, itu berarti Harry bersedia menerima bayaran yang lebih rendah,” ujarnya.
“Masalah finansial akan menjadi faktor penentu apakah Maguire bertahan di Old Trafford atau memutuskan mencari tantangan baru,” pungkas Romano.
Sejauh musim ini, Maguire telah mencatat tujuh penampilan untuk Manchester United dan kini total sudah tampil 253 kali sejak direkrut dari Leicester City dengan biaya £80 juta pada 2019 yang menjadikannya bek termahal dalam sejarah klub.
Maguire saat ini menerima £190.000 per pekan, menjadikannya salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuad United. Hanya Casemiro, Bruno Fernandes, dan Matthijs de Ligt yang berada di atasnya dalam daftar penghasilan.
Namun, manajemen United diyakini tidak akan menyamai kontrak lamanya dalam tawaran baru nanti. Sementara itu, Maguire berpotensi mendapat gaji hingga £500.000 per pekan atau sekitar Rp10 miliar jika memutuskan hijrah ke Arab Saudi menjadi tawaran yang sulit untuk diabaikan oleh pemain mana pun.
Meski begitu, sumber internal klub mengklaim bahwa Maguire masih memprioritaskan bertahan di Manchester United, di mana ia merasa kembali mendapatkan kepercayaan dan peran penting di bawah asuhan Erik ten Hag setelah sempat terpinggirkan musim lalu.
Negosiasi ini bisa menjadi titik krusial dalam karier Harry Maguire. Di satu sisi, ia punya kesempatan memperpanjang masa kejayaannya di Old Trafford. Namun di sisi lain, tawaran menggiurkan dari Arab Saudi bisa menjadi godaan besar yang sulit untuk ditolak.
Jika United mampu meyakinkan sang bek dengan proyek jangka panjang dan stabilitas di lini belakang, Maguire tampaknya siap menolak jutaan pound demi tetap menjadi bagian dari kebangkitan Setan Merah. (*)
Editor : Niklaas Andries